Berita

Wakil Presiden Amerika Serikat, William Lai/Net

Dunia

China Kecam Kunjungan Wapres Taiwan ke AS, Siapkan Langkah Tegas

MINGGU, 13 AGUSTUS 2023 | 12:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China mengutuk kunjungan singkat Wakil Presiden Taiwan William Lai ke Amerika Serikat (AS). Beijing menyebut Lau sebagai seorang separatis dan pembuat onar.

Lai merupakan kandidat terdepan presiden Taiwan berikutnya pada pemilu Januari 2024. Ia tiba di New York pada Sabtu malam (12/8) untuk transit dalam perjalanan ke Paraguay demi menghadiri pelantikan presiden.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tak lama setelah Lai mendarat di New York dengan penerbangan terjadwal dari Taipei, Kementerian Luar Negeri China mengatakan pihaknya menentang segala bentuk kunjungan separatis kemerdekaan Taiwan ke AS.


“Lai dengan keras kepala menganut posisi separatis kemerdekaan Taiwan dan terus menerus menjadi pembuat onar,” kata Kemlu China, seperti dikutip Reuters.

Pernyataan itu menekankan bahwa Taiwan adalah inti dari kepentingan inti China. Namun Taiwan mengandalkan Amerika Serikat untuk mencari kemerdekaan.

“Tiongkok mengikuti perkembangan dengan cermat dan akan mengambil langkah tegas dan kuat untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayah," tambah pernyataan itu.

China mengklaim Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri. Beijing telah berulang kali mengecam perjalanan Lai, termasuk persinggahan lain di San Francisco dalam perjalanan kembali ke Taipei.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya