Berita

Banjir di Myanmar/Net

Dunia

Banjir dan Longsor Paksa 48 Ribu Warga Myanmar Mengungsi

MINGGU, 13 AGUSTUS 2023 | 10:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekitar 48 ribu warga Myanmar terpaksa harus mengungsi akibat banjir dan tanah longsor yang dipicu hujan monsun pada Sabtu (12/8).

Pemerintah Myanmar mencatat, banjir dan tanah longsor telah menewaskan lima orang. Sementara puluhan ribu lainnya harus mengungsi dari negara bagian Kachin, Karen, Chin, Rakhine, serta wilayah Magway dan Bago.

Biara-biara pun menjadi lokasi bagi warga untuk mengungsi dari air yang belum surut.


“Ruangnya kecil dan tidak banyak ruang untuk tidur. Kami harus berbaring bersebelahan,” kata seorang warga, Tin Win, berusia 52 tahun.

Ia mengatakan meskipun kondisi di penampungan sempit dan orang-orang hanya menerima makan dua kali sehari, dia bersyukur karena aman dan kering.

“Jika tidak ada lagi hujan, kami berharap bisa pulang dalam tiga hari," lanjutnya, seperti dikutip AFP.

Biro cuaca Myanmar mengatakan Sungai Bago telah naik satu kaki lebih tinggi pada Sabtu, tetapi diperkirakan akan mulai turun dalam beberapa hari mendatang.

Myanmar mengalami hujan monsun yang lebat setiap tahun, tetapi para ilmuwan percaya situasi ini lebih buruk karena perubahan iklim.

Di sisi lain, Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta militer Februari 2021 yang menggulingkan pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi. Selain itu, Myanmar menghadapi konflik berdarah antara junta dan pemberontak.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya