Berita

Presiden Joko Widodo dan anak sulungnya Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Pengamat: Jika Gibran Cawapres, Berarti Jokowi Lupa Jasa PDIP

MINGGU, 13 AGUSTUS 2023 | 07:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perbolehkan Gibran Cawapres Jokowi Lupa Kacang akan Kulitnya

RMOL. Presiden Joko Widodo bisa dianggap membangkang PDI Perjuangan jika mengizinkan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (cawapres).

Menurut analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, mengizinkan Gibran menjadi cawapres sama saja mencitrakan bahwa Jokowi lupa dengan jasa partai banteng moncong putih. Di mana PDIP telah membuat Jokowi menang dalam setiap pemilu, mulai dari Solo, Jakarta hingga menjadi presiden.


"Kalau hal itu terjadi, tentu Jokowi lupa kacang akan kulitnya. Berarti, Jokowi melupakan jasa PDIP," kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/8).

Mantan dekan Fikom IISIP ini menambahkan, Jokowi juga akan dicap sebagai orang yang tidak bersyukur dan akan memperburuk citra politik di tanah air.

"Jokowi bisa saja dinilai sosok yang tak tahu berterima kasih. Sosok seperti itu tentu dapat meninggalkan noda hitam dalam perpolitikan nasional," demikian Jamiluddin.

Kabar Gibran disiapkan menjadi cawapres menguat seiring adanya gugatan ke Mahkamah Konstitusi soal batas minimal umur capres/cawapres menjadi 35 tahun.

Di satu sisi, Presiden Jokowi juga tampak memberikan lampu hijau kepada anaknya untuk maju menjadi cawapres.

"Kalau orang berharap ya boleh-boleh saja, tapi semua harus dihitung," kata Jokowi menanggapi potensi Gibran maju cawapres.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya