Berita

Kementerian Perdagangan menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk pada Jumat malam (11/8)/Ist

Politik

Gelar Pertunjukan Wayang Kulit, Mendag Zulhas: Kita Syukuri Nikmat Kemerdekaan

SABTU, 12 AGUSTUS 2023 | 20:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Perdagangan menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk pada Jumat malam (11/8). Pagelaran yang berlangsung di Lapangan Parkir Kementerian Perdagangan, Jakarta, menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia yang digelar Kemendag.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia digelar Kemendag sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan.

“Malam ini kita bersyukur atas nikmat yang dianugerahkan kepada bangsa kita. Kita merayakan puncak HUT Republik Indonesia dengan menggelar wayang kulit malam hari ini. Saat ini, banyak kemajuan yang kita rasakan,” kata Zulhas, sapaan karibnya.


Zulhas mengatakan, masyarakat Indonesia perlu terus memperkuat persatuan untuk membangun Indonesia menjadi negara yang adil dan berdaulat.

Menurutnya, upaya memperkuat persatuan harus terus diperjuangkan, antara lain karena Pemerintah Indonesia sedang berupaya mewujudkan target Indonesia menjadi negara maju pada 2045.

“Kuncinya, persatuan. Mudah-mudahan cita-cita kita menjadi negara maju pada 2045 bisa terwujud kalau kita bersatu dan bersama-sama," tutur Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Pertunjukan wayang kulit kali ini mengambil lakon “Wahyu Purbo Sejati” yang dibawakan dalang muda yaitu Ki M. Yusuf Anshori. Lakon tersebut menggambarkan usaha menjaga persatuan, pembangunan, dan kemakmuran rakyat.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, banyak filosofi dan pembelajaran yang dapat diambil dari pertunjukan wayang kulit ini.

“Banyak pesan moral yang dapat diambil dalam menjaga persatuan, pembangunan bangsa dan negara, serta kemakmuran masyarakat Indonesia dalam lakon wayang kulit malam ini,” pungkasnya.

Selain pertunjukan wayang kulit, turut digelar siraman rohani yang disampaikan Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya