Berita

Air France/Net

Dunia

Kudeta Niger, Air France Perpanjang Penangguhan Penerbangan

SABTU, 12 AGUSTUS 2023 | 10:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Maskapai penerbangan Prancis, Air France, memutuskan memperpanjang penangguhan penerbangan ke dan dari Bamako serta Ouagadougou hingga 18 Agustus 2023.

Maskapai dalam pengumumannya pada Jumat (11/8) mengatakan alasan perpanjangan itu menyusul kudeta di Niger dan karena situasi geopolitik di wilayah Sahel.

Sebelumnya, maskapai tersebut mengumumkan pada Senin (7/8) bahwa penangguhan penerbangannya ke Mali dan Burkina Faso akan dilakukan hingga Jumat, tak lama setelah penutupan wilayah udara negara tetangga Niger.


Penutupan wilayah udara Niger memaksa perusahaan melakukan jalan memutar besar untuk mencapai Eropa, memperpanjang waktu penerbangan.

"Air France berhubungan dengan otoritas Prancis untuk memantau secara permanen evolusi situasi geopolitik wilayah yang dilayani dan dilimpahi oleh pesawatnya. Juga mengingat bahwa keselamatan pelanggan dan awaknya adalah prioritas mutlak," kata maskapai tersebut, seperti dikutip dari Africa News.

Otoritas Mali dan Burkinabe memberikan dukungan mereka kepada para pelaku kudeta 26 Juli di Niger.

Negara-negara ECOWAS di Afrika Barat telah memberikan lampu hijau pada Kamis untuk penggunaan kekuatan dalam proses pemulihan kekuasaan Presiden terguling Mohamed Bazoum. Namun demikian, mereka tetap mengutamakan cara diplomatik untuk menyelesaikan krisis.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya