Berita

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty/Net

Politik

Bawaslu Gandeng Google Tangkal Misinformasi Merajalela di Pemilu 2024

SABTU, 12 AGUSTUS 2023 | 01:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kerjasama dibangun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan Google, dalam rangka menangkal disinformasi tentang Pemilu 2024.

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty menjelaskan, Google memiliki program yang bisa menangkal misinformasi yang semakin merajalela di dunia maya.

"Kita membuat sesuatu yang tidak kaku, ada lucunya, tapi membuat orang waspada akan misinformasi yang ada," ujar Lolly saat rapat kerja dengan Google Indonesia, Jumat (11/8).


Dia menjelaskan, Google berencana membantu Bawaslu mengedepankan program-program yang kreatif, agar kesalahan informasi tentang pemilu terhindarkan.

"Kalau dilihat dari programnya, sepertinya, cara Google ini menjadi hal yang pas dalam mengkampanyekan isu kepemiluan," tuturnya.

Lebih dari itu, Lolly menegaskan fokus kerja Bawaslu jelang kampanye Pemilu 2024. Di mana, terdapat 3 isu utama yang harus diawasi dengan maksimal.

Mantan anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat itu menyebut antipolitik uang, netralitas ASN, dan politisasi SARA sebagai isu-isu yang patut dicermati masyarakat ketika merebak di dunia maya.

"Nah ini menjadi fokus Bawaslu karena tiga isu selalu jadi trending setiap pemilu. Saya percaya tim Google, dapat menyampaikan materi ini dengan konten yang kreatif," demikian Lolly menambahkan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya