Berita

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo/RMOL

Politik

Ketua MPR Minta Masyarakat Jangan Curiga dengan Wacana Amandemen UUD 1945

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 20:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Semua pihak diminta untuk tidak menaruh rasa curiga terkait adanya wacana MPR untuk mengamandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Terlebih, Amandemen UUD 1945 diwacanakan setelah Pemilu 2024.

Permintaan itu disampaikan langsung Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/8).

“Jadi jangan berpikir, 'Waduh MPR sedang berupaya untuk melakukan (amandemen), nggak ada! Kita kan mau bahas setelah pemilu, setelah pileg dan pilpres (2024). Jadi jangan pakai kacamata curiga," tegas Bamsoet.


Bamsoet juga menegaskan, wacana Amandemen UUD 1945 bukan dalam konteks MPR berupaya memperpanjang atau memperpendek masa jabatan setiap lembaga negara, termasuk Presiden.

Menurutnya, wacana Amandemen UUD 1945 akan membahas mekanisme jika penundaan Pemilu terjadi karena suatu bencana besar menimpa negara. Sebab, hingga saat ini belum ada lembaga yang memiliki kewenangan untuk mengatur hal itu.

"Bahasanya adalah bagaimana kita menyiapkan SOP (Standard Operational Procedure), mekanisme apabila nanti kalau terjadi sesuatu dan lain hal, mekanisme keadaan kepentingan mendesak, hal-hal tidak diatur dalam UUD bagaimana mengaturnya. Tidak sekarang," demikian Bamsoet.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan dalam keterangannya juga sudah menegaskan tidak ada Amandemen UUD 1945 sebelum Pemilu. “Tidak ada wacana amandemen sampai pemilu tahun depan,” tandas Syarief.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya