Berita

Presiden Emmerson Mnangagwa/Net

Dunia

Presiden Zimbabwe Mnangagwa Ngotot Ingin Terpilih Kembali

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 16:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Zimbabwe akan berada dalam kekacauan jika partai  Zanu-PF yang mengusung Presiden Emmerson Mnangagwa kalah dalam pemilihan.

Begitu yang dikatakan Mnangagwa di hadapan 150.000 pendukungnya yang berkumpul di ibu kota Harare, pada Kamis (10/8).

Mnangagwa menekankan bahwa Zanu-PF adalah satu-satunya partai yang membawa kemerdekaan dan kebebasan kepada orang-orang terjajah di negara itu. Mnangagwa mendesak agar seluruh pendukungnya memberikan suara kepada partainya.


"Jika Harare gagal memilih Zanu-PF, maka mereka mengkhianati pejuang kemerdekaan. Kami membutuhkan kemenangan untuk terus menjaga kemerdekaan yang kami peroleh dengan susah payah," tegasnya.

"Tidak ada yang akan menghentikan kami untuk memerintah negara ini," tambahnya.

Pemilihan calon presiden dan parlemen Zimbabwe akan dilangsungkan pada 23 Agustus mendatang.

Mnangagwa untuk kedua kalinya akan berhadapan dengan Nelson Chamisa, seorang pengacara dan pendeta berusia 45 tahun yang mengepalai partai oposisi terbesar di negara itu, Citizens Coalition for Change (CCC).

Oposisi menuduh Zanu-PF menggunakan trik kotor untuk memenangkan pemilu karena partai tersebut sedang dalam tekanan.

Mnangagwa memang terkenal dengan julukan "Buaya" karena kelicikan politiknya. Kemenangannya di tahun 2018 juga diwarnai dengan kekerasan.

Sementara Mnangagwa menuduh lawannya Chamisa sebagai pro Barat karena menjanjikan bantuan Washington untuk warga Zimbabwe untuk mendapat banyak suara.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya