Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Meski Harga Naik, India Tetap Beli Minyak Mentah Rusia

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 14:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India akan terus membeli minyak mentah dari Rusia yang lebih murah dibandingkan harga minyak global. Meski saat ini harga minyak mentah Rusia lebih mahal, namun menjadi lebih murah jika dibandingkan minyak lain.

Sejak tahun lalu, konsumsi minyak mentah Rusia di India telah melonjak, menggantikan posisi Arab Saudi dan Irak yang awalnya berada di atas.

Pembelian ini dilakukan India di tengah tekanan dan sanksi Barat terhadap Rusia yang melakukan invasi ke Ukraina.
 

 
Salah satu faktor utama India memilih minyak mentah Rusia didorong oleh harga diskon yang ditawarkan Moskow. Di samping upaya Perdana Menteri Narendra Modi untuk mengendalikan inflasi energi.

Awal tahun ini, selisih antara minyak mentah Rusia dan patokan Dubai mencapai sekitar 20 dolar berdasarkan pengiriman. Saat ini, diskon yang ditawarkan untuk kargo Ural mendekati 8 dolar.

Data harga dari Argus Media Ltd. menempatkan minyak mentah Ural yang dikirim ke pantai barat India di atas 81 dolar per barel pada 4 Agustus, dibandingkan dengan sekitar 68 dolar sebulan sebelumnya.

Namun, pejabat di empat penyulingan utama di India mengatakan mereka akan terus membeli campuran Ural andalan Rusia, dengan alasan barel berkualitas serupa dari Timur Tengah tetap jauh lebih mahal.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya