Calon Presiden Ekuador, Fernando Villavicencio, yang ditembak mati setelah menggelar kampanye pada 9 Agustus 2023/Net
Calon Presiden Ekuador, Fernando Villavicencio, yang ditembak mati setelah menggelar kampanye pada 9 Agustus 2023/Net
Dalam pernyataan yang dirilis jurubicaranya, Guterres menyebut pembunuhan tersebut merupakan ancaman besar bagi demokrasi.
"Sekretaris Jenderal mengutuk keras pembunuhan calon presiden Ekuador, Fernando Villavicencio. Serangan semacam ini merupakan ancaman besar bagi demokrasi, dan mereka yang bertanggung jawab harus diadili," kata Guterres, seperti dikutip Anadolu Agency.
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17
Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16
Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14
Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58
Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45
Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44
Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39
Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31
Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26
Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17