Berita

Pemandangan pintu masuk penjara Evin di Teheran, Iran/Net

Dunia

Iran Bebaskan Empat Warga Negara AS dari Penjara Evin

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 03:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Iran akhirnya membebaskan empat tahanan Iran-Amerika dari penjara Evin yang dikenal kejam dan menempatkan mereka di bawah tahanan rumah.

Keempatnya termasuk dua pengusaha bernama Siamak Namazi (51) dan Emad Shargi (58), serta pecinta lingkungan Morad Tahbaz (67) yang juga berkewarganegaraan Inggris. Identitas warga negara Amerika keempat belum diumumkan.

Jared Genser, seorang pengacara yang mewakili Namazi, mengatakan pada Kamis (10/8), bahwa dia berharap pemindahan ke tahanan rumah di sebuah hotel adalah langkah awal agar kliennya bisa meninggalkan Iran.


“Sementara saya berharap ini akan menjadi langkah pertama untuk rilis terakhir mereka, ini paling baik adalah awal dari akhir dan tidak lebih. Tapi tidak ada jaminan tentang apa yang terjadi dari sini,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari The National.

Babak Namazi, saudara laki-laki Siamak, menambahkan bahwa mereka tidak akan beristirahat sampai saudara laki-lakinya dan orang Amerika lainnya yang ditahan dikembalikan.

“Kami telah sangat menderita dan tak terlukiskan selama delapan tahun yang mengerikan dan hanya berharap untuk dipersatukan kembali sebagai sebuah keluarga,” kata Babak Namazi dalam siaran pers.

Keluarga Namazi telah memohon kepada Presiden Joe Biden untuk menjamin pembebasannya.

Genser mengatakan kondisi di hotel diharapkan tidak lebih buruk dari apa yang mereka alami saat berada di penjara Evin.

"Ini berarti mereka akan dapat menghabiskan waktu bersama dan menelepon anggota keluarga," katanya.

Sementara itu warga Amerika kelima, seorang wanita yang tidak disebutkan namanya yang penahanannya baru saja diumumkan, sudah menjadi tahanan rumah lebih dulu.

Penjara Evin dibangun pada 1972, di bawah kekuasaan Mohammad Reza Pahlevi. Mulanya dibangun untuk menampung sekitar 300 tahanan, namun di bawah Republik Islam Iran, populasi penjara tersebut telah membengkak jadi sekitar 15.000 orang. Pada 1980-an, Penjara Evin dikenal karena kekejamannya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya