Berita

Petugas polisi di Nykoping, Swedia/Net

Dunia

Izinkan Pembakaran Al Quran, Tiga Negara Eropa Jadi Target Utama Teroris

JUMAT, 11 AGUSTUS 2023 | 02:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah kelompok teroris saat ini menjadikan Swedia, Denmark, dan Belanda, sebagai target utama, menyusul aksi pembakaran Al Quran di ketiga negara tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Departemen Kontraterorisme di Polisi Keamanan Swedia, Magnus Sjoberg.

"Tingkat ancaman sangat tinggi terkait dengan serangkaian aksi pembakaran Al Quran di tiga negara tersebut," jelas Sjoberg, seperti dikutip dari RT, Kamis (10/8).


Berbicara kepada kantor berita TT Swedia pada Rabu, Sjoberg mengungkapkan bahwa dinas keamanan telah melihat komunikasi dari dalam beberapa organisasi teroris mengenai tiga negara Eropa, menambahkan bahwa ancaman tersebut sekarang menjadi lebih nyata.

Namun, katanya, meskipun polisi Swedia telah meningkatkan keahlian kontraterorisme mereka secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada yang dapat menjamin bahwa tidak akan ada serangan.

Menurut Expressen Swedia, sebuah bom dilemparkan ke arah pintu masuk Kedutaan Besar Swedia di Beirut, Lebanon, pada malam hari. Namun, perangkat tersebut dilaporkan gagal meledak.

Surat kabar itu, mengutip sumber polisi setempat, mengklaim bahwa upaya penyerangan itu terkait dengan serangkaian aksi pembakaran Al Quran baru-baru ini di Swedia.

Pada akhir Juli, sepasang imigran Kristen Irak menginjak salinan Al Quran dan membakar beberapa halaman di depan gedung parlemen Swedia. Pasangan itu sebelumnya telah dua kali mementaskan pertunjukan kontroversial serupa.

Aksi terbaru memicu protes dari sejumlah negara mayoritas Muslim, dengan Irak mengusir duta besar Swedia dan menarik perwakilannya sendiri dari Stockholm. Beberapa lainnya memanggil duta besar Swedia sebagai protes.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya