Berita

Koordinator Forum Komunikasi Pekerja Migran Indonesia (FKPMI), Muhamad Zainul Arifin/Ist

Hukum

Lapor ke Mahfud MD, FKPMI Adukan Dugaan Pungli Proses PMI ke Malaysia

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 18:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Praktik dugaan pungutan liar (pungli) diduga masih terjadi di perusahaan penyalur tenaga kerja Indonesia ke luar negeri.

Hal tersebut sebagaimana diadukan Tim Advokasi Forum Komunikasi Pekerja Migran Indonesia (FKPMI) ke kantor Kemenko Polhukam, terkait penyaluran pekerja migran ke Malaysia.

Koordinator FKPMI, Muhamad Zainul Arifin menuturkan, dugaan pungli tersebut sudah dilakukan bertahun-tahun dan telah merugikan ribuan PMI ke Malaysia.


"Setiap tenaga kerja yang akan berangkat ke Malaysia harus melakukan pembayaran sebesar 30 dolar AS di beberapa wilayah Indonesia, di beberapa klinik kesehatan dan oknum perusahaan P3MI,"  kata Muhamad Zainul Arifin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/8).

Laporan FKPMI tersebut menjadi aduan kedua setelah sehari sebelumnya melaporkan masalah yang sama ke Bareskrim Polri. Dijelaskan FKPMI, pungli diduga dilakukan dengan memanfaatkan aturan di Malaysia yang mengharuskan setiap migran tercatat melalui Foreign Workers Centralized Management System (FWCMS) atau Bestinet.

Selain pembayaran program kebijakan Pemerintah Malaysia tersebut, calon tenaga kerja yang akan bekerja ke Malaysia juga harus membayar biaya SML dan VIMA yang jika ditotalkan mencapai Rp 2 juta lebih untuk setiap calon pekerja.

“FKPMI mendorong Pak Mahfud sebagai penanggung jawab Satgas Saber Pungli dapat dijadikan atansi laporan aduan kami dalam rangka melakukan perlindungan bagi pekerja migran,” tandas Zainul.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya