Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Topan Khanun Mendarat di Korsel, 10 Ribu Orang Mengungsi

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 16:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Topan Khanun berkekuatan tinggi telah mendarat di pantai tenggara Korea Selatan, setelah selama seminggu terakhir badai tersebut telah menghantam negara tetangga, Jepang.

Kedatangan badai tersebut telah memicu peringatan cuaca yang dikeluarkan untuk seluruh wilayah Korea Selatan, yang telah memaksa lebih dari 330 penerbangan dibatalkan, serta 10 ribu orang mengungsi.

Mengutip TRT World pada Kamis (10/8), Topan Khanun telah menghasilkan curah hujan yang sangat tinggi, mencapai 60 mm per jam di daerah pantai timur Korea, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 90 kilometer per jam di beberapa bagian Provinsi Gyeongsang dan Pulau Jeju.


Akibat kekuatan badai yang kuat itu, Kementerian Pendidikan Korea Selatan juga telah meliburkan ratusan sekolah di negaranya, dan mengganti pembelajaran dengan jarak jauh.

"Lebih dari 1.500 sekolah telah menyesuaikan jadwal mereka atau ditutup karena badai, dengan 877 sekolah beralih ke pembelajaran jarak jauh," kata kementerian tersebut.

Seluruh arahan tersebut dikerahkan karena Seoul sendiri masih belum pulih sepenuhnya akibat dampak banjir dan tanah longsor yang terjadi akibat hujan monsun bulan lalu, yang menewaskan lebih dari 40 orang, termasuk 14 lainnya yang terjebak dalam terowongan yang tergenang banjir.

Sementara itu, negara tetangga Seoul, Korea Utara saat ini juga telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menghadapi Topan Khanun, yang diperkirakan akan melintasi Pyongyang.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya