Berita

Calon presiden Ekuador, Fernando Villavicencio/Net

Dunia

Calon Presiden Ekuador Ditembak Mati Saat Kampanye

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 13:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Calon presiden Ekuador, Fernando Villavicencio ditembak mati oleh seorang penyerang selama acara kampanye di Quito pada Rabu (9/8).

Insiden berdarah tersebut tepatnya terjadi di sebuah sekolah di Movimiento Construyee, utara Quito.

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, Villavicencio terlihat berjalan menjauh dari lokasi kampanye menuju kendaraan yang dikelilingi oleh beberapa petugas polisi dan kerumunan penonton.


Saat dia masuk ke kursi belakang kendaraan, setidaknya terdengar 12 tembakan. Kemudian seorang polisi dengan cepat menutup pintu di belakang Villavicencio.

Banyak orang yang terlihat panik sambil berusaha melindungi diri dari tembakan, termasuk petugas keamanan setempat.

Dalam serangan itu, sempat terjadi baku tembak antara aparat keamanan dengan seorang tersangka, yang mengakibatkan sembilan orang terluka, termasuk seorang calon majelis dan dua petugas polisi.

Mengutip CNN pada Kamis (10/8), Kejaksaan Agung Ekuador mengatakan bahwa tersangka pria bersenjata itu juga tewas dalam tahanan polisi setelah baku tembak dengan petugas keamanan.

"Tersangka ditangkap dan dipindahkan ke (Unit Yudisial) di Quito. Ambulans dari Departemen Pemadam Kebakaran mengonfirmasi kematiannya. Kini polisi Ekuador sedang memproses pemindahan jenazah tersebut,” kata otoritas negara itu.

Pembunuhan tersebut terjadi 10 hari sebelum putaran pertama pemilihan presiden dijadwalkan pada 20 Agustus mendatang.

Menanggapi serangan tersebut, Presiden Guilermo Lasso dalam unggahannya di media sosial mengungkapkan kemarahannya.

"Marah dan kaget dengan pembunuhan calon presiden Fernando Villavicencio. Solidaritas dan belasungkawa saya kepada istri dan putrinya," kata Lasso dalam cuitannya di platform X, yang dulu dikenal dengan nama Twitter.

Dalam pernyataannya, ia bersumpah akan menindaklanjut kasus pembunuhan tersebut, dengan segera melakukan pertemuan mendesak antara para pejabat tinggi keamanan untuk membahas kasus pembunuhan fatal tersebut.

"Untuk kenangan dan perjuangannya, saya meyakinkan Anda bahwa kejahatan ini tidak akan dibiarkan begitu saja," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya