Berita

Warga Manipur, India/Net

Dunia

Menteri India Salahkan Kerusuhan di Myanmar atas Konflik Etnis di Manipur

KAMIS, 10 AGUSTUS 2023 | 04:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Dalam Negeri India Amit Shah menyalahkan kerusuhan di negara tetangga Myanmar atas konflik etnis di negara bagian Manipur, India timur laut.

Dia juga mendesak kedua belah pihak dalam konflik Manipur untuk menyelesaikan perselisihan mereka melalui dialog.

Shah mengatakan kepada Parlemen bahwa ketidakstabilan politik di Myanmar telah mendorong ribuan pengungsi melarikan diri ke Manipur melintasi perbatasan yang keropos.


Lebih dari 180 orang tewas, ratusan lainnya luka-luka dan puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal di Manipur sejak Mei.

Sejak kudeta di Myanmar pada 2021, junta telah memerangi pasukan pro-demokrasi di seluruh negeri.

Shah mendesak dua pihak etnis yang bertikai di Manipur, Meitei mayoritas dan Kuki, untuk datang ke meja perundingan damai dan menyelesaikan masalah melalui dialog.

Kebencian antara anggota suku Kuki, yang tinggal di perbukitan, mendapatkan keuntungan ekonomi dan kuota dalam pekerjaan pemerintah dan pendidikan, dan Meitei, yang menguasai dataran rendah yang lebih makmur tumpah saat mereka bentrok pada 3 Mei.

Kekerasan dipicu setelah pengadilan pada Februari menyarankan agar hak istimewa yang diberikan kepada Kukis, yang terdiri dari 16 persen populasi negara bagian, diperluas ke Meitei, yang merupakan mayoritas di Manipur.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya