Berita

Yenny Wahid dan Anies Baswedan dalam sebuah kesempatan ketika Anies masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta./Ist

Politik

Yenny Wahid Siap jadi Cawapres, Tim 8 Koalisi Perubahan: Lebih Baik Gabung Dulu

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 06:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim 8 Koalisi Perubahan menyambut baik munculnya tokoh bakal Cawapres pendamping Anies Baswedan pada Pilpres 2024, termasuk Yenny Wahid, putri Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

“Kami bersyukur semakin banyak tokoh yang membuka diri, bersedia mempertimbangkan untuk menjadi pasangan Pak Anies,” kata anggota Tim 8 Koalisi Perubahan, Sudirman Said, dalam keterangannya, Selasa (8/8).

Menurut Sudirman, mulai munculnya nama bakal Cawapres pendamping Anies seperti Yenny Wahid merupakan suatu kemajuan. Itu merupakan keberanian bagi tokoh bangsa bisa bergabung bersama dalam barisan perubahan.   


“Lebih dari itu, ini berarti Pak Anies semakin dipercaya sebagai figur yang memberi harapan perbaikan ke depan,” kata mantan Menteri ESDM ini.

Mengenai kesiapan Yenny Wahid sebagai bakal Cawapres, Sudirman mengatakan, pihaknya menyambut baik untuk bergabung terlebih dahulu menjadi kandidat bakal Cawapres pendamping Anies.

Pasalnya, terkait nama Cawapres saat ini sudah di kantong mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

“Karena Bacawapres akhirnya hanya satu, maka alangkah baiknya bila tokoh-tokoh tersebut berkenan bergabung memperkuat barisan yang memperjuangkan perubahan dan perbaikan,” demikian Sudirman.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya