Berita

Perhimpunan Rakyat Progresif (Progresif) Kalimantan Selatan/Net

Nusantara

Lawan Intoleransi, Progresif Kalsel: Pendahulu Bangsa Sudah Berikan Contoh Merayakan Kebhinekaan

RABU, 09 AGUSTUS 2023 | 04:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perhimpunan Rakyat Progresif (Progresif) Kalimantan Selatan, mengajak semua anak bangsa untuk merayakan kebhinekaan sebagai anugerah Tuhan dan modal kemajuan Indonesia.

Sebab, merawat persatuan, saling menghargai, dan menumbuhkan toleransi merupakan cara terbaik untuk memelihara kebhinekaan.

Hal itu disampaikan Ketua DPW Progresif Kalsel, Miftahurrahman Tamami, seusai dilantik oleh Sekretaris Jenderal Progresif, M. Huda Prayoga di Hotel Royal Jelita, Banjarmasin.


“Kita adalah bangsa yang merdekanya melalui napas gerakan persatuan suku, persatuan adat, persatuan agama, persatuan golongan, persatuan ras. Begitu indahnya para pendahulu kita memberi contoh cara merayakan kebhinekaan,” ujar Miftah dalam keterangannya, Selasa (8/8).

Dalam pandangan Miftah, menjaga persatuan dalam beragam aspek, seperti suku, adat, agama, golongan, dan ras sangatlah penting. Ia menyebut bahwa ajaran agama telah mengajarkan tentang kedamaian.

“Maka tentu dalam proses untuk meraihnya adalah dengan terus-menerus merawat persatuan antarsesama anak bangsa demi Indonesia yang lebih maju,” tuturnya.

Namun, Miftah mengingatkan tentang bahaya paham intoleran dan ekstremisme yang dapat merusak kerukunan dan keutuhan bangsa.

Oleh karena itu, Progresif Kalsel mengajak semua elemen bangsa untuk memelihara kultur dan budaya toleransi yang menjadi bagian penting dari DNA bangsa.

“Saya meminta kepada seluruh anggota Progresif Kalsel terkhusus anak-anak mudanya yang identik dengan kecakapan digital untuk lebih kreatif lagi dalam mengampanyekan edukasi untuk mengurangi serta memberantas sikap intoleran,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya