Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jinakkan Bom Sisa Perang Dunia II, Jerman Evakuasi 13 Ribu Warga

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 14:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 13 ribu orang terpaksa harus meninggalkan rumah mereka di Duesseldorf, Jerman Barat ketika pihak berwenang berusaha menjinakan bom sisa Perang Dunia II.

Bom milik Amerika Serikat (AS) berisi 500 kg bahan peledak tersebut ditemukan di sebuah lokasi bangunan di Duesselforf. Tim penjinak bom berusaha menonaktifkannya pada Selasa dini hari (8/8) waktu setempat.

Sementara proses penjinakan bom dilakukan, The National melaporkan bahwa warga berlindung di gedung sekolah.


Aparat sendiri harus mengevakuasi warga dalam radius 500 meter. Hal ini membuat jalur kereta api diblokir.

Bulan lalu, aparat Jerman juga menghancurkan bom milik Inggris sisa Perang Dunia II di Hamburg.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

4 Lapis Kegagalan PSSI dan Otoritas Liga

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:18

Air Zamzam Jemaah Haji akan Didistribusikan di Tanah Air

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:00

Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:21

Ceko Kontra Afsel Berbagi Skor 1-1

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:19

Wamendes Dorong Intelektual Muda Mendukung Pembangunan Desa

Jumat, 19 Juni 2026 | 01:00

MBG Bermanfaat untuk Masa Depan Anak-anak

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:26

Bomba Sayang Bumi Bagikan Bibit Tanaman di Muara Enim

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:11

Rupiah Tak Bisa Kuat hanya dengan Kebijakan Moneter

Jumat, 19 Juni 2026 | 00:00

Warga Papua Surati Presiden Prabowo Minta Atensi Kasus Lahan Rp50 Miliar

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:51

Kinerja Mendag Budi Santoso Harus Dievaluasi Demi Akselerasi Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:37

Selengkapnya