Berita

Anggota DKPP RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi/Net

Politik

Soal Dugaan Pembatasan Akses Silon, DKPP Benarkan Bawaslu Resmi Adukan KPU

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 12:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) membenarkan adanya aduan yang disampaikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) oleh Komisi Pemilihan Umum.

"Betul, aduan sudah disampaikan ke DKPP kemarin, Senin 7 Agustus 2023 sore pukul 15.30 WIB," ujar anggota DKPP RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/8).

Mantan anggota KPU RI tersebut menjelaskan, aduan Bawaslu langsung diproses DKPP sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.


"DKPP menindaklanjuti setiap aduan yang diterima sesuai dengan mekanisme yang berlaku, sebagaimana diatur dalam pedoman beracara kode etik penyelenggara Pemilu," sambungnya.

Lebih lanjut, Dewa ogah berkomentar lebih rinci soal perkara aduan Bawaslu terhadap KPU, yang diduga membatasi akses sistem informasi pencalonan (Silon).

"Mengenai pokok aduan kiranya akan lebih baik dikonfirmasi ke Bawaslu atau Pengadu," tutup Dewa.

Aduan terkait dugaan KEPP yang dilakukan KPU juga dibenarkan anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono.

Iya, sudah (diserahkan aduan terhadap KPU ke DKPP RI)," ujar Totok saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/8).

Namun, Totok yang menjabat Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa di Bawaslu RI itu enggan menjelaskan lebih rinci terkait aduan tersebut.

"Bisa langsung (minta penjelasan) ke Pak Bagja (Ketua Bawaslu RI, red)," tandasnya.

Hingga pukul 12.32 WIB, Senin (8/8), Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja belum kunjung memberikan keterangan terkait perkara yang diadukan ke DKPP. 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya