Berita

Kapal tongkang Bibby Stockholm di Portland, dekat Poole, Inggris/Reuters

Dunia

Inggris Pindahkan Imigran Ilegal ke Kapal Tongkang Perumahan

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 11:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam langkah mengatasi masalah migrasi ilegal dan penghematan biaya, pemerintah Inggris mulai memindahkan sejumlah imigran ke kapal tongkang perumahan besar di pantai selatan.

Pada Senin (7/8), sebanyak 15 imigran telah dipindahkan ke tongkang perumahan bernama Bibby Stockholm yang berada di Portland, dengan beberapa pencari suaka lainnya akan menyusul dalam beberapa bulan mendatang.

Seperti dimuat Reuters, langkah terbaru terhadap upaya pengelolaan migrasi ilegal ini telah menjadi salah satu prioritas utama dari Perdana Menteri Rishi Sunak menjelang pemilihan nasional.


Pemerintahan Konservatif berusaha mengatasi masalah ini dengan menggeser imigran ke lokasi alternatif yang lebih mudah dikelola, seperti situs militer bekas dan tongkang perumahan.

Pemerintah menunjukkan bahwa sejauh ini ada lebih dari 46 ribu pencari suaka yang telah melakukan penyeberangan berbahaya dari Prancis ke pantai selatan Inggris dengan perahu kecil, dan tinggal di hotel.

Adaoyb biaya hotel itu pun dibandrol dengan harga tinggi yaitu sekitar 6 juta pound per hari (Rp 116 miliar), yang membuat pemerintah Sunak mencari alternatif lain.

"Kami menghentikan penggunaan hotel untuk menampung migran ilegal atas biaya pembayar pajak. Sebaliknya, kami menyediakan lokasi alternatif yang lebih mudah dikelola bagi masyarakat, menyediakan kebutuhan penting bagi mereka yang diakomodasi dan meminimalkan dampak pada layanan lokal," bunyi pernyataan Downing Street di platform  X, yang dulu dikenal sebagai Twitter.

Pemerintah Inggris berharap langkah tersebut dapat membantu mengatasi tantangan migrasi ilegal dan memberikan pesan bahwa Inggris akan menyediakan akomodasi yang layak bagi para imigran selama proses suaka.

Namun, perdebatan mengenai kebijakan ini masih terus berlanjut, dengan banyak pihak yang mempertanyakan keamanan dari kebijakan baru tersebut, yang tengah ditangani oleh pihak berwenang. Namun, pemerintah Inggris telah menjamin keamanan para pencari suaka serta masyarakat lokal di negaranya.

"Kesejahteraan pencari suaka dalam perawatan kami adalah yang paling penting. Kami terus bekerja sama dengan polisi setempat dan mitra kami di lapangan untuk memastikan keamanan setiap individu yang berada di lokasi dan masyarakat luas," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya