Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

UNICEF: Penculikan Anak dan Perempuan di Haiti Mengkhawatirkan

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penculikan anak-anak dan perempuan di Haiti meningkat secara mengkhawatirkan di tengah maraknya kekerasan geng.

Data dari Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) pada Senin (7/8) menunjukkan, hampir 300 kasus penculikan telah dikonfirmasi dalam enam bulan pertama tahun 2023. Angka ini hampir menyamai jumlah total yang didokumentasikan sepanjang tahun sebelumnya, dan hampir tiga kali lebih banyak daripada tahun 2021.

Dalam kebanyakan kasus, anak-anak dan perempuan diambil secara paksa oleh kelompok bersenjata dan digunakan untuk keuntungan finansial atau taktis.


"Para korban yang berhasil pulang bergulat dengan luka fisik dan psikologis yang dalam, mungkin selama bertahun-tahun," lapor UNICEF, seperti dikutip Bernama.

Situasi keseluruhan di Haiti adalah bencana besar. Saat ini, diperkirakan 5,2 juta orang, atau hampir setengah dari seluruh populasi, membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk hampir 3 juta anak.

"Perempuan dan anak-anak bukanlah komoditas. Mereka bukan alat tawar-menawar. Dan mereka tidak boleh terkena kekerasan yang tak terbayangkan seperti itu. Tren penculikan yang meningkat sangat mengkhawatirkan, mengancam baik orang Haiti maupun mereka yang datang untuk membantu," kata direktur regional UNICEF untuk Amerika Latin dan Karibia, Garry Conille

Selain penculikan anak-anak dan perempuan, laporan UNICEF juga turut menyoroti lemahnya sistem perawatan kesehatan. Sementara sekolah dan warga sipil terus diteror kekerasan.

Meningkatnya kekerasan, penjarahan, blokade jalan, dan kehadiran kelompok bersenjata sangat menghambat upaya kemanusiaan, membuat organisasi internasional sulit untuk memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada masyarakat yang terkena dampak.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya