Berita

PM Kamboja, Hun Sen, menyerahkan mandat kekuasaan kepada anaknya, Hun Manet/Ist

Dahlan Iskan

Bapak Anak

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 07:59 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

IA sangat percaya klenik. Tanggal lahirnya pun sampai diubah. Juga tahunnya. Mestinya tahun 1951, dijadikan 1952. Akhirnya ia jadi perdana menteri: 38 tahun. Lebih lama berkuasa daripada Pak Harto.

Baru pekan lalu ia berhenti. Itu pun atas permintaannya sendiri. Ia begitu bulat untuk meletakkan  jabatan karena hatinya sudah mantap: anaknya sendiri yang menggantikannya.

Maka Anda pun sudah tahu: ia adalah Jenderal Hun Sen, perdana menteri Kamboja sejak 1979.


Kemarin Raja Kamboja mengangkat anak Hun Sen sebagai pemimpin pemerintahan tertinggi negara itu. Memang pengangkatan itu masih harus mendapat pengesahan dari parlemen, tapi itu lebih mudah dari mencabut uban.

Anggota parlemen di sana 125 orang. Yang dari Partai Rakyat Kamboja 120 orang. Ketua partai itu Anda sudah tahu: Hun Sen sendiri.

Dan Hun Sen tetap menjabat ketua partai meski sudah berhenti sebagai perdana menteri. Dari pemain depan merangkap pemain tengah dan belakang, kini Hun Sen hanya akan jadi pemain belakang. Mungkin masih merangkap sebagai kapten dan pelatih.

Nama sang anak adalah: Hun Manet. Umur 45 tahun. Ia lima bersaudara: Manet, Mana, Manith, Mani, and Mali. Semuanya terjun ke politik. Ada yang jadi wali kota, gubernur, dan anggota DPR.

Hun Sen memang hebat. Inilah resepnya untuk terus berkuasa: "Saya tidak hanya melemahkan oposisi, tapi oposisi saya buat mati. Kalau ada yang cukup kuat untuk mencoba menggerakkan demonstrasi saya akan pukul semua anjing-anjing itu dan saya masukkan kurungan".

Itu diucapkan Hun Sen di bulan Januari 2011, tanggal 20, ketika berbagai diktator di Timur Tengah jadi sasaran penggulingan oleh demonstrasi massa.

Hun Sen terpilih lagi dan lagi. Sampai periode keenam.

Ekonomi Kamboja maju pesat 10 tahun terakhir dan penggerak utamanya adalah Tiongkok. Kiblat tiga negara di IndoChina memang Tiongkok: Kamboja, Vietnam, dan Laos.

Politiknya hampir 100 persen meniru tetangga utara mereka. Politik komunis. Partai tunggal. Mayoritas mutlak.  Ekonomi mereka juga meniru Tiongkok: liberal. Lengkap dengan penyakit liberalnya: korupsi.

Begitu Juli lalu memenangkan pemilu lagi, Hun Sen mengajukan surat pengunduran diri ke raja Norodom Sihamoni, sekaligus meminta agar anaknya, Hun Manet dilantik sebagai perdana menteri baru.

Hun Manet lulusan sekolah militer terkemuka Amerika Serikat: Fort Benning. Lalu kuliah di New York. Kuliah lagi menjadi doktor di Inggris. Pangkatnya jenderal. Jabatannya wakil panglima militer Kamboja.

Ekonomi Kamboja pernah tumbuh 7,7 persen selama 10 tahun berturut sampai tahun 2010. Masih tinggi setelah itu. Tapi lantaran berangkatnya dari posisi terlalu miskin, Kamboja masih sangat miskin. Pendapatan per kapitanya baru separo Indonesia.

Dengan beralihnya kekuasaan dari bapak ke anak, Kamboja bisa bikin iri penguasa di negara sekitarnya. Kekuasaan ternyata bisa dengan mudah diwariskan. Mungkin karena tidak ada Rocky Gerung di sana.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya