Berita

Pengamat kebijakan publik, Nasrul Zaman/Ist

Nusantara

Venue Baru Tak Jadi Dibangun di Aceh, Pengamat: Nggak Usah Ada PON

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 01:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Pusat tidak jadi membangun venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Provinsi Aceh. Keputusan itupun disesalkan sejumlah kalangan.

Salah satunya pengamat kebijakan publik, Nasrul Zaman. Kata dia, jika pemerintah pusat hanya melakukan renovasi venue yang sudah ada, sebaiknya tidak usah ada PON di Aceh.  

“Kalau memang nggak jadi dibangun (baru) saya pikir inikan enggak fair untuk Aceh. Jadi saran saya baiknya PON itu ditolak aja, ngapain kita sibuk-sibuk kalau nggak dibangun venue baru,” kata Nasrul kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin (7/8).


Menurut dia, tidak adanya pembangunan arena baru untuk pelaksanaan PON di Aceh merupakan preseden buruk bagi Aceh. Sebab, sejak awal pemerintah pusat sudah berkomitmen membangun venue baru untuk Aceh.

“Sebenarnya kenapa provinsi itu berlomba-lomba ingin menjadi tuan rumah (PON) karena mendapat bantuan langsung untuk venue-venue yang dibangun oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Bahkan, kata dia, Pemerintah Aceh sudah menyediakan tanah milik Universitas Syiah Kuala (USK) untuk dibangun arena baru dengan luas 1.500 hektar. Namun, tiba-tiba pemerintah tak jadi melakukan pembangunan di sana.

Nasrul mempertanyakan alasan pemerintah pusat tidak membangun venue PON di Aceh. Sementara pada perhelatan PON di Papua, pemerintah banyak membangun venue baru.

“Pemerintah Pusat mentang-mentang Aceh terus dinomor duakan, nggak boleh begitu,” ujar Nasrul.

Dia juga mengkritik alasan pemerintah soal tak cukup waktu untuk bangun venue baru untuk PON XXI di Aceh. Menurutnya, alasan tersebut tidak tepat karena pembangunan arena pada PON Papua masih bisa dikejar.

“Jadi venue itu harus dibangun baru, bagaimana caranya. Kalau mau bangun tetap bisa terbangun. Di Papua itu bisa kok terbangun setahun sebelumnya bisa dikejar, kenapa di sini (Aceh) nggak bisa,” demikian Nasrul.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya