Berita

Monumen Ibu Pertiwi Ukraina di Kyiv yanh diganti simbol perisainya dengan trisula/Net

Dunia

Ukraina Hapus Simbol Uni Soviet pada Monumen Ibu Pertiwi

SELASA, 08 AGUSTUS 2023 | 00:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Simbol palu dan arit bersilang khas Uni Soviet yang melekat pada patung Ibu Pertiwi telah dihapus dan digantikan oleh bentuk trisula nasional Ukraina yang ikonik.

Mengutip The Jerussalem Post pada Senin (7/8), lambang yang diubah terletak pada perisai yang dipegang patung baja prajurit perempuan setinggi 62 meter yang dibangun pada tahun 1981 di atas bukit di tepi kanan Sungai Dnipro.

"Tangan kanan patung memegang pedang sepanjang 16 meter dan perisai sepanjang delapan meter di tangan kirinya. Lambang pada perisai itu dulunya palu dan arit bersilang yang dikelilingi oleh bulir gandum, sekarang menjadi trisula," ungkap laporan tersebut.  


Proses pergantian lambang telah dimulai sejak akhir bulan lalu. Pada Sabtu (5/8), para pekerja mulai memasang trisula seberat 500 kg pada perisai. Sayangnya, prosesnya belum juga rampung karena cuaca buruk dan peringatan serangan udara ke ibu kota Kyiv.

Kebijakan penghapusan simbol, berakar pada gerakan untuk membuang kenangan bekas Uni Soviet, yang semakin gencar dilakukan Ukraina sejak invasi habis-habisan Rusia tahun lalu.

Selama Revolusi Maidan 2014, para demonstran merobohkan patung-patung Vladimir Lenin, menolak otoritarianisme dan komunisme dan menuntut hubungan yang lebih dekat dengan Uni Eropa.

Ukraina melarang simbol Soviet pada 2015, setahun setelah Rusia mencaplok Krimea dan mendukung proksi separatis di timur negara itu.

Di seluruh Ukraina, ratusan patung penyair Rusia dan jenderal Soviet telah dirobohkan atau dirusak. Karya seni publik serta mural propaganda ditutup atau disingkirkan.

Ribuan jalan dan lusinan kota dan desa diganti namanya. Jalan dan alun-alun yang sebelumnya dinamai pemimpin atau jenderal Uni Soviet, telah diganti dengan nama tokoh Ukraina terkemuka, atau tokoh mitra mereka seperti mendiang Senator AS John McCain.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya