Berita

Rocky Gerung/Ist

Politik

Kritik Rocky Gerung Menjadi Pertarungan Akal Sehat Vs Akal Bulus, Mana yang Didukung Rakyat?

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 20:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan keras pengamat politik, Rocky Gerung terhadap pemerintah dianggap sangat tepat oleh sebagian kelompok. Mengingat, pernyataan Rocky diyakini sebagai pengobat dahaga rakyat Indonesia di tengah kemiskinan serta "penjajahan" oleh pemimpin yang dipilih rakyat.

Terkait itu, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F. Silaen mengatakan, dalam sepekan terakhir ini, fenomena Rocky Gerung bergema ke seantero negeri, dan menjadi perbincangan hangat semua kalangan masyarakat Indonesia.

Sebab kata Silaen biasa disapa, fenomena Rocky Gerung menjadi oasis di tengah padang gurun pasir yang sangat tandus. Pro dan kontra di kalangan masyarakat Indonesia tak terhindarkan, akibat kritik pedas dan keras akademisi filsafat UI itu.


"Sebagian kelompok menilai pernyataan keras Rocky Gerung terhadap pemerintah sangat tepat dan mendapat apresiasi sebagai pengobat dahaga rakyat Indonesia di tengah kemiskinan rakyat yang semakin menjadi-jadi, harga kebutuhan pokok meroket," ujar Silaen dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/8).

Menurut Silaen, orang yang mau dan berani mengkritik kekuasaan seperti yang dilakukan Rocky Gerung sudah langka ditemukan di era kekinian, terkesan sungkan atau takut mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan kebutuhan atau kepentingan rakyat.

"Banyak orang mendukung sikap berani Rocky Gerung atas berbagai kritik yang dilontarkan. Kritiknya itu sejatinya mewakili perasaan publik yang gundah-gulana, mental yang 'terjajah' oleh kekuasaan atau kebijakan pemerintah yang hanya pro segelintir 'penikmat dan penjilat' kekuasaan," kata dia.

Mantan fungsionaris DPP KNPI itu menilai, fenomena Rocky Gerung memunculkan tagline "Akal Sehat Vs Akal Bulus Bertarung di Ruang Publik Mana Pilihan Rakyat Indonesia?".

"Kritik akal sehat Rocky Gerung bergema kencang merasuki sanubari rakyat yang merasa tertindas atau teraniaya oleh hegemoni kekuasaan pemerintah," terangnya.

Kritik Rocky Gerung kata Silaen, menjadi pemantik bangkitnya semangat orang termarjinal atas "penjajahan" yang dilakukan oleh pemimpin yang dipilih oleh rakyat sendiri. Pemerintah seakan melakukan pembiaran terhadap praktik perilaku koruptif, penjarahan harta warisan bangsa yang hanya dinikmati segelintir atau kelompok orang.

"Tak hanya itu, penguasa dianggap hanya tutup mata melihat penghasilan rakyat yang pas-pasan serta semakin terpuruk jauh dari asupan gizi karena sudah tidak mampu beli. Hal itu berbeda dengan pejabat atau birokrat, apabila terjadi inflasi maka gaji birokrasi terkerek naik. Namun tidak demikian dengan rakyat kecil seperti buruh harian," bebernya.

Sementara itu kata Silaen, pejabat dan oligarki politik berkolusi dengan leluasa menjual harta warisan bangsa Indonesia demi menumpuk kekayaan sampai berlimpah bahkan konon kabarnya tidak akan habis hingga tujuh turunan.

"Bagaimana dengan rakyat? Inilah kegetiran rakyat kecil (wong cilik) yang harus pasrah dengan kemiskinan terstruktur dan sistematis dilakukan oleh pejabat yang digaji dari keringat rakyat Indonesia. Sebab hampir semua pajak rakyat hanya dinikmati oleh segelintir orang yang duduk di singgasana kekuasaan, namun tidak memikirkan nasib rakyat," tutup Silaen.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya