Berita

Uni Emirat Arab jadi tuan rumah COP28/Net

Dunia

Inggris Dukung Penuh UEA sebagai Tuan Rumah COP28

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 18:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Inggris memberikan dukungan penuh kepada Uni Emirat Arab (UEA) sebagai tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa Bangsa (COP28).

Dukungan itu disampaikan Duta Besar Inggris untuk UEA, Edward Hobart dalam wawancaranya dengan Kantor Berita Emirates (WAM). Ia menyebut Abu Dhabi merupakan tempat terbaik untuk menyelenggarakan acara konferensi iklim tersebut.

“Dalam COP28, kami berpikir bahwa UEA adalah negara yang hebat untuk menjadi tuan rumah, karena negara itu memahami energi, memiliki sejarah panjang dalam energi, dan energi terbarukan yang bersih termasuk nuklir. Jadi, UEA memiliki contoh yang telah ditetapkan, dan kami perlu membawa lebih banyak negara untuk melihat," kata Hobart.


Menurut Hobart, Inggris sangat menekankan pentingnya COP28 karena dianggap akan membawa kemajuan besar dalam aksi iklim global.

Seperti dimuat ANI News pada Senin (7/8), Inggris sejauh ini telah menjadi kontributor utama di semua acara konvensi iklim tersebut.

Dua tahun lalu, Inggris juga pernah menjadi pemimpin COP26, dan telah menekankan pentingnya darurat iklim yang harus segera ditangani untuk masa depan dunia.

"Jadi kami akan mengerahkan banyak pemimpin kami serta perusahaan Inggris, investor Inggris, ilmuwan dan pakar Inggris untuk berkontribusi pada COP28," tambahnya.

Untuk itu, Inggris menyampaikan dukungan penuhnya kepada UEA, agar dapat melanjutkan misi-misi iklim yang harus diselesaikan, meskipun hal tersebut akan menjadi tantangan besar bagi Abu Dhabi.

"Kita benar-benar harus fokus pada pengurangan emisi, meningkatkan mitigasi, membantu negara beradaptasi, dan menyediakan pembiayaan untuk melakukan semua itu, dan ini adalah bagian penting dari COP28. Ini merupakan tantangan besar bagi dunia, dan bagi UEA yang memimpin proses itu. Kami akan melakukan apa saja untuk mendukungnya," jelas Hobart.

Dalam upaya tersebut, Inggris dan UEA akan melakukan sejumlah inisiatif bilateral yang akan berfokus dengan lingkungan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya