Berita

Kapal Penjaga Pantai China menembakan meriam air ke arah kapal Penjaga Pantai Filipina di dekat Kepulauan Spratly, Laut China Selatan pada 5 Agustus 2023/Net

Dunia

Protes Serangan Meriam Air di LCS, Filipina Panggil Dubes China

SENIN, 07 AGUSTUS 2023 | 16:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Filipina, melalui Departemen Luar Negeri, memanggil Duta Besar China Huang Xilian untuk menyampaikan protes atas penggunaan meriam air di Laut China Selatan (LCS).

Seorang pejabat tinggi mengungkap, Deplu Filipina telah memanggil Dubes Huang pada Senin pagi (7/8) untuk menyampaikan protes diplomatik yang tegas.

Protes tersebut menggarisbawahi tindakan kapal Penjaga Pantai China yang dinilai melanggar hukum internasional, khususnya Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982.


Protes ini terjadi setelah militer Filipina pada Minggu (6/7) melaporkan penggunaan merian air oleh kapal Penjaga Pantai China untuk menghalangi kapal Filipina.

Penjaga Pantai Filipina mengatakan insiden itu terjadi pada Sabtu (5/8), saat kapal-kapalnya menuju Second Thomas Shoal di Kepulauan Spratly. Ketika itu kapal Filipina tengah mengirim pasokan makanan, air, dan bahan bakar untuk pasukan mereka yang ditempatkan di wilayah tersebut.

Tindakan China ini juga telah dikecam oleh Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, Australia, hingga Jepang. Mereka menyatakan dukungan kepada Filipina dan keprihatinan atas tindakan kapal China.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya