Berita

Ketua Umum PP ISNU Ali Masykur Musa/Net

Politik

Punya Banyak Kader, NU Harus jadi Aktor Utama Kepemimpinan Nasional

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 19:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Nahdlatul Ulama (NU) punya tugas sejarah yang tidak ringan. Tidak hanya berhenti pada tugas memperjuangkan kemerdekaan, namun juga mengisi kemerdekaan.

Begitu dikatakan Ketua Umum PP ISNU Ali Masykur Musa, di sela kegiatan Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) II di Palembang, Sumatera Selatan, yang berlangsung pada 4-5 Agustus 2023.

"Tugas NU saat ini adalah mengisi kemerdekaan. Kader NU pun harus siap ditempatkan di pos-pos strategis di republik ini, termasuk dalam kepemimpinan nasional," ujar Ali Masykur Musa, Sabtu (5/8).


Ali mengatakan, dalam konteks kepemimpinan nasional, NU tidak boleh hanya berhenti jadi penonton ataupun penyelenggara. Namun, harus masuk ke dalam aktor utama nan kunci yang sangat menentukan.

"NU punya stok kader yang banyak, komplit, unggul, dan kompetitif, sehingga dalam konteks kepemimpinan nasional harus jadi aktor utama," katanya.

Ali juga mengatakan bahwa ISNU merupakan tempat bersemayamnya para kader NU unggulan. Karenanya perlu punya andil dalam mensukseskan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya