Berita

Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat (kanan)/RMOL

Politik

Aktivis HMI Jakarta Pembakar Bendera PDIP Bakal Dipolisikan

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 15:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP bakal mengambil langkah hukum dengan melaporkan pelaku pembakaran bendera PDIP ke kepolisian. Bagi semua partai politik di Indonesia, bendera partai merupakan simbol yang harus dihormati.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat, usai acara pelatihan juru kampanye muda PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (5/8).

"Untuk diketahui, PDIP memiliki militansi yang tinggi termasuk dalam mengibarkan jutaan bendera di seluruh Tanah Air, termasuk menjaga bendera itu dari tindakan yang tidak pantas," kata Djarot.


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga mengatakan, semua pihak harus mengedepankan etika dalam berpendapat dan berekspresi.

"Pembakaran bendera PDIP sangat disayangkan. Menjelang Pemilu 2024 semua pihak harus menahan diri dari perbuatan yang memancing emosi massa. Pembakaran bendera termasuk bisa menimbulkan kemarahan di akar rumput," tegasnya.

Dia berharap semua pihak menjaga agar suasana tetap kondusif menjelang pesta demokrasi 2024.

"Mari kita bangun suasana kondusif dalam berproses menghadapi Pemilu 2024," kata Djarot.

"Kejadian (pembakaran bendera) itu sangat tidak patut sangat mengganggu, sebab itu harus diproses melalui jalur hukum," imbuh Djarot.

Dia juga mengatakan, karena pendemo menyebut dirinya aktivis dari HMI Jakarta, maka sebaiknya HMI juga memberi klarifikasi atas kejadian itu.

"Kami mengenal HMI sebagai organisasi intelektual yang mengedepankan dialog daripada aksi anarkis. Jangan sampai pelaku pembakaran bendera itu justru merusak nama HMI," katanya.

Seperti diberitakan, Jumat (4/8), sekelompok orang yang mengatasnamakan aktivis HMI Jakarta menggelar aksi bela Rocky Gerung yang diduga menghina Presiden Jokowi. Dalam aksinya, mereka membakar bendera PDIP, saat berunjuk rasa di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya