Berita

Aileen Cannon/Net

Dunia

Hakim yang akan Pimpin Sidang Trump Tercatat Pernah Membuat Banyak Kesalahan

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 12:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Persidangan mantan presiden AS Donald Trump akan digelar pada pertengah Mei 2024 dengan dipimpin oleh Hakim Aileen Cannon, yang menimbulkan kekhawatiran para pakar hukum.

Mereka yang menyoroti kasus ini mempertanyakan kemampuan dan langkah-langkah Cannon.
 
Mereka mengatakan, Cannon pernah melakukan dua kesalahan fatal pada sebuah sidang yang berlangsung di bulan Juni.


Menurut laporan Reuters, kesalahan yang dilakukan Hakim Aileen Cannon, Hakim Distrik AS yang ditunjuk Trump di Distrik Selatan Florida, berpotensi melanggar hak konstitusional terdakwa dan dapat membatalkan persidangan.

Pada Juni, Cannon memimpin persidangan untuk terdakwa William Spearman, yang menghadapi tuduhan eksploitasi anak dan mengiklankan serta mendistribusikan pornografi anak.

Ia menutup ruang sidang, menolak anggota masyarakat, termasuk anggota keluarga Spearman, masuk ke ruang sidang selama pemilihan juri, dengan alasan kurangnya ruang di ruang sidang, meskipun ada permintaan dari pembela dan jaksa untuk mengizinkan mereka masuk.

Meskipun Cannon sebagai hakim memiliki keleluasaan dalam keadaan tertentu untuk menutup ruang sidang, tetapi Amandemen Keenam Konstitusi AS menjamin hak terdakwa atas persidangan publik.

Keputusan Cannon untuk menutup ruang sidang merupakan "kesalahan konstitusional mendasar," kata Stephen Smith, seorang profesor di Sekolah Hukum Santa Clara di California.

“Dia mengabaikan persidangan publik sepenuhnya. Seolah-olah dia tidak tahu itu ada," lanjutnya.

Tapi, dia mencatat, Cannon memang berusaha memperbaiki kesalahan dengan kemudian menawarkan untuk membiarkan ibu dan saudara perempuan terdakwa masuk ke ruang sidang setelah kepergian beberapa juri akan membuat lebih banyak kursi tersedia.

Cannon, mantan jaksa federal berusia 42 tahun yang ditunjuk oleh Trump untuk duduk di bangku cadangan pada tahun 2020, juga lalai untuk bersumpah di calon juri – sebuah prosedur wajib di mana orang-orang yang dapat bertugas di panel berjanji untuk mengatakan yang sebenarnya selama proses pemilihan.

Kesalahan Cannon menunjukkan kurangnya pengalamannya sebagai hakim, baik yang diangkat dari Partai Demokrat maupun Republik.

Persidangan Trump akan menjadi pertaruhan tentang bagaimana Cannon mampu menjalankannya. Pakar hukum yang dikutip oleh Reuters mengatakan kesalahan dalam persidangan Spearman menimbulkan kekhawatiran tentang apakah kurangnya pengalaman Cannon dapat menyebabkan masalah dalam kasus Trump.

Persidangan sejauh ini yang telah menghasilkan putusan juri, terutama mengingat kompleksitas kasus terhadap Trump dan perhatian media di sekitarnya. Keberatannya tentang akses publik ke ruang sidang juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana Cannon akan menangani kepentingan publik yang signifikan dalam kasus Trump.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya