Berita

Pelatihan juru kampanye PDIP untuk Pemilu 2024/RMOL

Politik

Pesan Megawati untuk Jurkam PDIP: Jangan Mencaci Maki

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 12:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peserta pelatihan juru kampanye (Jurkam) PDI Perjuangan (PDIP) diminta menjalankan resep sederhana dari sang ketua umum, Megawati Soekarnoputri, agar bisa memenangkan Pemilu 2024.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan pesan sederhana dari Megawati untuk para Jurkam, yakni harus mengkoneksikan pikiran dan perasaan kepada rakyat.

“Pesan dari Ibu Megawati, menjadi jurkam dari PDIP dan Pak Ganjar itu resepnya sederhana, yakni, saat apa yang anda pikirkan itu harus connected dengan apa yang anda rasakan. Lakukan itu,” kata Hasto, saat memberi pengarahan pada pelatihan Jurkam PDIP, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8).


Menurutnya, alam pikir dan alam rasa merupakan bahasa untuk membangun sebuah peradaban. Jurkam, kata dia, tidak boleh menggaungkan narasi bernada cacian dan makian.

“Gunakan bahasa-bahasa yang membangun peradaban, bukan model mencaci pihak lain, kita digerakkan oleh budaya timur. Bu Mega hanya berpesan, jadilah Jurkam yang mampu menyampaikan pesan-pesan yang membangun peradaban,” katanya.

Meski, tambah Hasto, pada Pemilu 2024 nanti bakal menghadapi dinamika yang keras, Jurkam PDIP tidak boleh mengedepankan caci maki.

“Dan menghadapi dinamika politik yang seringkali keras, ketika apa yang anda sampaikan itu sesuai dan terjadi kesatupaduan antara alam pikir dan alam sadar, mak anda semua berada di dalam jalan kebenaran politik itu. Selamat berjuang,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya