Berita

Pertemuan Airlangga Hartarto dengan para mantan ketum Golkar, Jumat malam (4/8)/Ist

Politik

Airlangga: Pesan Senior Jangan Ada yang Ganggu Soliditas Golkar

SABTU, 05 AGUSTUS 2023 | 02:21 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menggelar pertemuan tertutup dengan sesepuh dan para mantan ketua umum partai Golkar di Darmawangsa Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat malam (4/8).

Airlangga didampingi Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus bertemu dengan Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Muhamad Hatta, dan Theo Sambuaga.

Dalam pertemuan yang digelar sejak pukul 20.00 WIB tersebut, Airlangga mengaku mendapat pesan dan saran dari para senior partai berlambang pohon beringin.


"Tadi dari senior Partai Golkar, dari Pak JK, Pak Aburizal Bakrie, Pak Agung (Laksono), Pak Theo (Sambuaga), Pak (Muhamad) Hatta, tentu berharap bahwa partai ini solid. Tidak ada yang mengganggu Partai Golkar,” tutur Airlangga.

Menurut Airlangga, harapan besar para senior partai untuk terus menguatkan akarnya, karena Golkar adalah partai nomor dua terbesar di Indonesia. Artinya, Golkar saat ini sudah mewakili institusi politik dan institusi demokrasi bagi rakyat Indonesia.

“Jadi tentu konstitusi Partai Golkar terus diminta untuk terus dijaga, dan juga jangan ada pihak-pihak luar yang mengganggu soliditas Partai Golkar,” tegas Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, dalam pertemuan tersebut, dirinya juga menyampaikan kondisi terkini di internal partai bernomor urut 4 di Pemilu 2024 ini.

“Kami menyampaikan kepada Pak Jusuf Kalla bahwa kondisi Partai Golkar saat sekarang sangat solid. Dan tentu menghadapi event pemilu kedepan, seluruh pengurus dan juga seluruh calon anggota legislatif telah mulai bekerja di daerah-daerah,” tutur Airlangga.

Ia pun turut menyampaikan target perolehan Golkar di Pemilu 2024 kepada para sesepuh partai. Golkar menargetkan mampu mengamankan 116 hingga 120 kursi DPR RI yang setara dengan 20 persen kursi di Parlemen Senayan.

“Dan juga saya menyampaikan khusus untuk pilpres Partai Golkar dan seluruh DPP dan DPD mengamanatkan untuk menjaga keputusan munas, rapimnas, dan rakernas. Termasuk kemarin dalam pertemuan di Bali,” tegas Airlangga.

Sementara, ketum Golkar periode 2004-2009 Jusuf Kalla menaruh harapan agar jangan sampai ada pihak-pihak yang berusaha membelokkan arah tujuan dari partai berlambang pohon beringin. Ia menegaskan, Golkar dalam keadaan yang sangat solid saat ini.

“Jangan sampai ada pihak-pihak yang membelokkan Golkar ke arah yang tidak jelas. Kita tetap solid,” ujar Jusuf Kalla.

Politikus senior Golkar yang sudah dua kali menjabat wakil presiden ini berharap Airlangga segera membangun komunikasi dan sosialisasi ke seluruh daerah untuk memerkuat kerja sama antarkader demi kemenangan partai.

Menurut JK, kemenangan Golkar bukan hanya soal urusan pribadi Airlangga Hartarto, namun urusan seluruh kader dan simpatisan Golkar.

“Setelah sosialisasi itu kerja sama yang kuat diantara kita semuanya untuk memenangkan partai. Ini bukan urusan pribadi, bukan urusan pribadi Pak Airlangga, tapi ini soal partai,” tegas JK.

Ia menegaskan, mendukung Airlangga memimpin Golkar untuk memenangkan Pemilu 2024. JK mengimbau seluruh pihak tidak mencampuri soal kebijakan teknis yang diberlakukan Airlangga di internal partai untuk meraih kemenangan.

“Ya kita mendukung partainya, berarti kita mendukung Pak Airlangga, tentunya dalam mengambil kebijakan. Itu intinya. Kita tidak mencampuri kebijakan teknis yang diberlakukan di partai. Kita mau partai bersatu,” tutur Jusuf Kalla.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya