Representative Image/Net
Representative Image/Net
Peringatan tersebut disampaikan wakil panglima Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigadir Jenderal Ali Fadavi, menandai pejabat tinggi militer pertama yang secara terbuka mengancam tindakan keras itu.
"Kami memiliki kewajiban untuk menanggapi ketika kitab paling suci di dunia disinggung. Kami harus menghukum individu dan negara yang terlibat dalam penghinaan tersebut, dan kami akan melakukannya," tegas Fadavi, seperti dimuat New Arab, Jumat (4/8).
Populer
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
UPDATE
Senin, 18 Mei 2026 | 20:17
Senin, 18 Mei 2026 | 20:02
Senin, 18 Mei 2026 | 19:46
Senin, 18 Mei 2026 | 19:45
Senin, 18 Mei 2026 | 19:37
Senin, 18 Mei 2026 | 19:28
Senin, 18 Mei 2026 | 19:15
Senin, 18 Mei 2026 | 19:08
Senin, 18 Mei 2026 | 19:00
Senin, 18 Mei 2026 | 18:55