Berita

Presiden China Xi Jinping dengan formasi pemimpin baru Pasukan Roket Wang Houbin (kiri belakang) dan Xu Xisheng (kanan belakang) di Beijing pada Senin, 31 Juli 2023/Net

Dunia

China Tiba-tiba Ganti Dua Kepala Pasukan Roket PLA

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 04:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Secara mengejutkan, Presiden China Xi Jinping mengganti dua pemimpin Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Dikutip dari ANI News pada Kamis (3/8), Xi dikabarkan mengangkat Wang Houbin sebagai Komandan Pasukan Roket dan Xu Xisheng sebagai Komisaris Politik pada Senin (31/7).

Penunjukkan itu dinilai cukup terburu-buru karena pemimpin Pasukan Roket sebelumnya, yakni Li Yuchao dan komisarisnya bernama Xu Zhongbo, baru saja diangkat awal tahun 2022.


Keanehan itu tercium oleh para ahli yang menyebut bahwa China sangat jarang mengganti dua pemimpin Pasukan Roket dalam waktu yang cukup singkat. Terlebih kedua pemimpin baru berasal dari cabang militer yang berbeda, Wang berasal dari angkatan laut dan Xu Xisheng dari angkatan udara.

Penunjukkan ketua Pasukan Roket PLA terjadi hanya seminggu setelah Menteri Luar Negeri China, Qin Gang, secara dramatis dicopot dari jabatannya tanpa penjelasan.

Lembaga think tank Stimson Center yang berbasis di Washington mengatakan perombakan itu disinyalir berkaitan dengan upaya peningkatan pembangunan senjata nuklir China.

"China mencoba membangun persenjataan nuklirnya untuk mencegah potensi intervensi AS dalam kontingensi Taiwan. Pergantian pemimpin akan meningkatkan kemampuan Pasukan Roket mewujudkan itu," jelasnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, citra satelit telah mengungkapkan pembangunan ratusan silo rudal balistik antarbenua di gurun China.

Departemen Pertahanan AS memperkirakan peningkatan eksponensial dalam jumlah hulu ledak nuklir di gudang senjata Beijing dalam beberapa dekade selanjutnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya