Berita

Vladimir C, pelaku penculikan Yekatrina C. selama 14 tahun/Net

Dunia

14 Tahun Diculik dan Disekap, Perempuan Rusia Berhasil Kabur

JUMAT, 04 AGUSTUS 2023 | 01:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kasus penculikan dan penyekapan seorang perempuan selama belasan tahun masih terus diselidiki oleh Kepolisian Rusia.

Dikutip dari The Jerussalem Post pada Kamis (3/8), korban bernama Yekaterina C itu berhasil kabur setelah 14 tahun disekap di Smolino, kota Chelyabinsk Rusia.

"Pekan lalu, di usianya yang ke 33 tahun, Yekaterina berhasil melarikan diri dari sekapan pelaku," ungkap laporan tersebut.


Yekaterina dan temannya telah diculik sejak 2009, ketika dirinya berusia 19 tahun. Saat itu, mereka bertemu dengan pelaku bernama Vladimir C. yang berusia 37 dan sedang mabuk di stasiun kereta api.

Keduanya disekap terpisah dalam kamar tidur dengan pintu yang digembok oleh Vladimir. Pelaku secara berkala datang untuk melecehkan Yekaterina dan mengancam akan membunuh jika melawan.

Hasil investigasi dari Kepolisian Rusia menyebut teman Yekaterina yang tidak diungkap identitasnya telah dibunuh lebih dulu antara tahun 2010 hingga 2011.

"Saat menggeledah rumah, polisi menemukan jenazah yang kemungkinan besar adalah milik teman Yekaterina," ungkap laporan itu.

Yekaterina berhasil kabur setelah sang penculik dimasukkan ke rumah sakit jiwa oleh ibunya karena kecanduan minuman keras.

"Saat Vladimir pergi, kamar Yekaterina tidak terkunci. Sehingga wanita itu bisa melarikan diri," tambahnya.

Karena sosok yang tertutup dan jarang keluar rumah, tetangga Vladimir bahkan tidak mengetahui bahwa selama ini pria itu tinggal bersama ibunya dan melakukan kejahatan terhadap dua perempuan malang.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya