Berita

Bawaslu Kota Medan/Net

Politik

Di Antara 10 Besar Calon Anggota Bawaslu Medan Ada yang Pernah Kena Sanksi DKPP

KAMIS, 03 AGUSTUS 2023 | 03:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sanksi yang pernah diberikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ternyata tidak terlalu berpengaruh terhadap laju para peserta calon anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Medan.

Hal ini terlihat dari beberapa nama yang lolos hingga tahap akhir, meskipun pernah terkena sanksi dari DKPP.

Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Humbang Hasundutan, 3 orang peserta seleksi calon anggota Bawaslu yang incumbent ternyata masih lolos 6 besar meskipun pernah terkena sanksi dalam kasus dugaan penggelembungan suara.


Penelusuran terbaru Kantor Berita RMOLSumut, hal yang sama juga ternyata terjadi pada seleksi calon Bawaslu Kota Medan. Dari 10 nama yang dinyatakan lolos dan akan mengikuti tahap akhir uji kepatutan dan kelayakan, 1 orang diantaranya ternyata pernah dijatuhi sanksi peringatan keras oleh DKPP. Sosok tersebut yakni Julius Anggiat Lamhot Turnip.

Dikutip dari laman DKPP, Julius dijatuhi sanksi peringatan keras oleh DKPP pada 2017. Julius yang saat itu menjabat Tim Asistensi Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Sumatera Utara, diadukan oleh Pangulu Siregar.

Dalam dalil pengaduannya, Pangulu menyebutkan Julius berjanji akan membantunya lolos seleksi anggota Panwas Kabupaten Asahan dengan membayar uang Rp 30 juta. Permintaan uang itu disampaikan dalam pertemuan antara Pangulu dengan Julius di salah satu tempat makan durian di Medan.

Meski dalam persidangan, ihwal pertemuan tersebut tidak meyakinkan DKPP, namun respons yang ditunjukkan oleh Julius yang memberikan harapan kepada Pangulu selaku peserta seleksi panwas dinilai sebagai bentuk pelanggaran kode etik.

Ida Budhiati dalam pertimbangannya saat itu mengatakan, tindakan tersebut dinilai secara etik telah menimbulkan syakwasangka yang berimplikasi terhadap menurunnya kepercayaan dan kehormatan penyelenggara Pemilu.

Julius juga dinyatakan terbukti melanggar Peraturan DKPP RI Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum, Pasal 6 ayat (2) huruf b juncto Pasal 8 huruf b, ‘menolak segala sesuatu yang dapat menimbulkan pengaruh buruk terhadap pelaksanaan tugas dan menghindari intervensi pihak lain’.

Ironisnya, pascasanksi DKPP tersebut Julius lolos menjadi anggota Bawaslu Kota Medan periode 2018-2023. Ia kembali mengikuti seleksi calon anggota Bawaslu Kota Medan periode 2023-2028 dan kini lolos 10 besar.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya