Komunikolog Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing/Net
Komunikolog Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing/Net
“Ini contoh demokrasi yang kebablasan seperti diksi 'bajingan tolol'. Tentunya diksi itu sama sekali tidak pas,” kata Komunikolog Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing kepada wartawan, Rabu (2/8).
Ia mengamini, Rocky Gerung memang dikenal sebagai sosok kritikus yang kontroversial. Namun ia menyayangkan pemilihan diksi dan kalimatnya tidak tepat.
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51
Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15
UPDATE
Senin, 02 Februari 2026 | 20:04
Senin, 02 Februari 2026 | 19:50
Senin, 02 Februari 2026 | 19:45
Senin, 02 Februari 2026 | 19:45
Senin, 02 Februari 2026 | 19:41
Senin, 02 Februari 2026 | 19:29
Senin, 02 Februari 2026 | 19:23
Senin, 02 Februari 2026 | 19:14
Senin, 02 Februari 2026 | 19:12
Senin, 02 Februari 2026 | 18:53