Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Pemimpin Moderat, Kunci Keunggulan Prabowo Subianto Jelang Pilpres 2024

RABU, 02 AGUSTUS 2023 | 20:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dikenal sebagai pemimpin moderat, menjadi modal kunci yang membuat calon presiden (Capres) Partai Gerindra Prabowo Subianto unggul di antara figur lain jelang Pilpres 2024.

Bahkan, kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin, posisi strategis itu membuat Prabowo berpeluang mendapatkan limpahan suara dari kedua kandidat capres lain seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

“Posisi di tengah itu menjadikan Prabowo untung. Karena yang di tengah itu tidak menyerang satu sama lain, tidak disalahkan satu sama lain,” kata Ujang Komarudin kepada wartawan, Rabu (2/8).


Disampaikan Ujang, pemimpin yang berada di posisi tengah ini mempunyai makna Prabowo adalah sosok pemimpin yang bisa mengakomodir berbagai macam kepentingan dari berbagai lapisan masyarakat.

Tak hanya itu, katanya lagi, jelang Pilpres 2024, Menteri Pertahanan yang menjadi andalan Presiden Joko Widodo itu, merupakan figur yang sudah selesai dengan masa lalunya.

"Prabowo bisa dikatakan sebagai pemimpin yang sudah selesai dengan dirinya, kemudian ia juga sangat peduli dan dekat dengan kalangan akar rumput," katanya.

Ditekankan Ujang lagi, keuntungan sebagai figur tengah yang didapat Prabowo itu menjadi sebuah keunggulan yang signifikan jelang kontestasi demokrasi pada 2024 mendatang.

“Prabowo ada dalam posisi di tengah dan ada di posisi yang bagus. Kalau dalam Islam itu sebaik-baiknya perkara itu ya di tengah,” tandasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya