Berita

Tank M1A1 Abrams Angkatan Darat AS/Net

Dunia

Dianggap Belum Pantas, Ukraina Tidak akan Terima Tank Abrams yang Dilengkapi Teknologi Canggih

SELASA, 01 AGUSTUS 2023 | 05:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA



https://www.rt.com/news/580635-us-ukraine-abrams-sensitive-technology/
Tank Abrams buatan AS yang dijanjikan Washington ke Kyiv kemungkinan besar tidak akan dilengkapi dengan peralatan canggih. Komponen tersebut dilaporkan dianggap terlalu sensitif dan terlalu canggih untuk diserahkan kepada militer Ukraina.

Hal itu terungkap dalam sebuah laporan yang dirilis Newsweek, Senin (31/7). Dikatakan bahwa tank-tank itu mungkin akan kehilangan beberapa perangkat elektronik tercanggih mereka sebelum melihat pertempuran di Ukraina.

Hal itu terungkap dalam sebuah laporan yang dirilis Newsweek, Senin (31/7). Dikatakan bahwa tank-tank itu mungkin akan kehilangan beberapa perangkat elektronik tercanggih mereka sebelum melihat pertempuran di Ukraina.

"Tank-tank AS dianggap lebih rumit daripada lapis baja berat Barat lainnya, dan mengoperasikannya akan memerlukan pelatihan tambahan," kata outlet itu.

Agar Ukraina dapat menerimanya pada musim gugur ini, peralatan tank mungkin diturunkan untuk memastikan mereka dapat digunakan oleh pasukan Kyiv.

“Varian yang lebih sederhana lebih cocok, mengingat keterbatasan waktu,” kata Marina Miron, seorang peneliti pasca-doktoral di Departemen Studi Perang di King's College London kepada Newsweek.

Outlet tersebut mencatat bahwa Kyiv telah diatur untuk menerima tank M1A1 Abrams yang lebih tua, yang memiliki elektronik kurang canggih dari penggantinya, M1A2.

Elektronik M1A2 menawarkan beberapa keuntungan bagi penembak dan komandan. Namun, menurut Miron, hal itu juga membuat tank ini lebih sulit dirawat dan dioperasikan di medan perang.

“Sistemnya lebih kompleks dan membutuhkan lebih banyak pelatihan dan pemeliharaan,” katanya, menyebut M1A1 sebagai pilihan yang lebih baik untuk Ukraina.

Pekan lalu, Politico melaporkan bahwa AS mungkin memasok enam hingga delapan tank pertama dari batalion yang dijanjikan oleh Gedung Putih pada bulan September.

Outlet itu juga mengklaim bahwa kendaraan yang lebih tua sedang dilucuti dari teknologi mereka yang paling sensitif, sebelum mereka dapat dikirim ke Ukraina.

Awalnya, Pentagon berusaha mengirim varian M1A2 yang lebih modern ke Ukraina, tetapi mengubah rencananya pada bulan Maret dan memilih M1A1 yang lebih tua. 
Menurut laporan sebelumnya, daftar teknologi "sensitif" yang tidak akan diizinkan termasuk sistem pengendalian tembakan tank. AS dilaporkan khawatir itu akan dirampas oleh Rusia.
Kyiv telah mendapat pasokan sekitar setengah dari 190 kendaraan tempur infanteri (IFV) Bradley yang dijanjikan Washington. Banyak dari mereka telah dihancurkan atau direbut oleh pasukan Rusia selama serangan balasan Ukraina yang sebagian besar tidak berhasil yang diluncurkan pada awal Juni.

Pasukan Ukraina dilaporkan mengkanibalisasi IFV Amerika yang rusak untuk diambil bagiannya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya