Berita

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) saat dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Merdeka, Selasa (24/7)/Ist

Politik

Sosok Gus Abe, Ketum PMII yang Dipanggil Jokowi

SENIN, 31 JULI 2023 | 20:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Muhammad Abdullah Syukri atau Gus Abe belakangan disorot publik setelah dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Merdeka pada Selasa (24/7).

Bersama jajaran PMII, sejumlah hal dibahas dengan Kepala Negara, di antaranya soal jurnal akademis Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga diskusi terkait Pemilu 2024.

"Kami menjamin undangan ke Istana tidak akan mengurangi nalar kritis PMII terhadap sejumlah dinamika persoalan kerakyatan dan kebangsaan," kata Gus Abe dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/7).


Gus Abe merupakan anak muda yang lahir dari kalangan pesantren. Sang ayah, yakni KH Hasanuddin Kriyani merupakan salah satu kiai sepuh dari Pondok Pesantren Buntet Cirebon. Sementara ibunya, Eni Khunaeniyah berasal dari Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin.

Gus Abe sendiri pernah menuntut ilmu di sejumlah pesantren, seperti ponpes Anwarul Huda, Malang dan Ponpes Al-Anwar Sarang, Rembang.

Ia juga tercatat sebagai lulusan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Di Universitas Brawijaya, ia bahkan menyabet Medali Tan Malaka, yang merupakan medali tahunan bergengsi bagi lulusan yang berprestasi secara akademik dan kepemimpinan.

Ia juga penerima beasiswa S2 DAAD Institute of Political Science, University of Duisburg-Essen, Jerman.

Catatan lain, ia juga sempat diajak pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalalterlibat pada kegiatan perdamaian dunia, yakni 1000 Abrahamic Circles di Serbia dan AS pada 2019 lalu. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi ketegangan diantara konflik agama-agama Ibrahim (Yahudi-Kristen dan Islam).

Pada Agustus 2022, bersama 15 pemimpin muda Indonesia yang terhimpun dalam Kader Bangsa Fellowship ia melawat ke Australia untuk mengikuti Indonesian Young Leader Exchange Program.

Sementara di PMII, ia mencuri perhatian publik saat perhelatan akbar harlah PMII ke-63 di Benteng Vastenburg Solo. Kegiatan itu dihadiri sekitar 25.000 kader.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya