Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Muhammad Jusuf Kalla atau JK/RMOL

Politik

Elektabilitas Anies Lebih Rendah dari Prabowo dan Ganjar, JK Singgung Kemenangan Donald Trump

SENIN, 31 JULI 2023 | 17:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rendahnya elektabilitas bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, dibanding dua bakal capres lainnya, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, tak membuat khawatir Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla (JK).

JK lantas mencontohkan elektabilitas Presiden ke-45 Amerika Serikat, Donald Trump, yang juga rendah namun bisa menaklukkan rivalnya kala itu, Hillary Clinton.  

“Trump juga rendah sekali elektabilitasnya menurut para peneliti,” kata JK kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/7).


Menurut JK, elektabilitas bakal capres menjelang pemilu terus mengalami fluktuasi hingga finalnya pada hari pencoblosan tiba. Namun, kata dia, tren survei yang memotret persepsi publik secara random sampling masih belum mewakili keseluruhan pemilih.

“Artinya bahwa itu tentu ada pengaruhnya, tetapi pilihan dari 1.200 orang (responden) pada pemilih 205 juta, tidak menggambarkan itu. Ada caranya, tapi saya kira juga pasti tidak mutlak, tidak terlalu akurat. Itu trennya saja. Memang trennya seperti itu,” ujar mantan Ketua Umum Partai Golkar ini.

Di sisi lain, JK juga menyebut bahwa elektabilitas Anies pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu berada paling bawah. Namun faktanya keluar sebagai pemenang hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta.

“Waktu di DKI, Anies juga nomor 3 kan, tapi kemudian dia terpilih," pungkasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya