Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dan Capres Anies Baswedan/Net

Politik

Survei Utting Research Australia, Demokrat Kian Yakin Anies Presiden

SENIN, 31 JULI 2023 | 08:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat menyambut baik hasil survei elektabilitas kandidat Capres lembaga survei Utting Research yang berbasis di Australia.

Menurut Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mayoritas masyarakat Indonesia menginginkan perubahan daripada keberlanjutan, sejalan dengan visi Partai Demokrat yang juga menganut prinsip perubahan dan perbaikan, pada semua aspek.

“Kami datang ke daerah-daerah dan memang seperti itu (hasil survei Utting Research), masyarakat memang menginginkan adanya perubahan dan perbaikan di semua aspek,” kata Herzaky, dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/7).


Dia menilai langkah Partai Demokrat yang bergabung dalam koalisi pengusung Anies Baswedan sebagai bakal Capres 2024 merupakan keputusan tepat. Anies dianggap sebagai ikon dan pemimpin yang mampu membawa perubahan yang diharapkan bangsa.

“Sudah tepat Partai Demokrat mengusung Pak Anies sebagai presiden, sebagai ikon sekaligus nahkoda yang akan memimpin ke arah perubahan sebagaimana kehendak rakyat, dan itu membuat kami semakin percaya diri,” tegasnya.

Herzaky menyebut, dukungan untuk Anies terus meningkat berdasar aspirasi kader di daerah, terutama karena rekam jejak sebagai Gubernur DKI Jakarta yang berhasil membawa perubahan, menjadikan Jakarta sebagai kota maju, global, dan berkeadilan.

“Rekam jejak Pak Anies terbukti menghadirkan perubahan, dan itu beliau kerjakan di Jakarta. Di daerah, kami mendapat informasi bahwa gelombang dukungan untuk Pak Anies semakin besar dan berpotensi naik terus,” paparnya.

Sementara pada survei Utting Research, elektabilitas Anies meningkat, karena hanya 18 persen pemilih yang menginginkan keberlanjutan penuh seperti ditawarkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Sebanyak 81 persen responden lebih mendukung perubahan, baik itu keberlanjutan dengan perubahan (61 persen) maupun perubahan penuh (20 persen).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya