Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Berkaca Hasil Lembaga Survei Australia, Relawan Yakin Elektabilitas Anies Terus Naik

MINGGU, 30 JULI 2023 | 14:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persaingan ketat antar kandidat bakal capres yang disorot lembaga survei Australia, Utting Research, mendongkrak semangat dan militansi relawan bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan.

Hal ini disampaikan Koordinator Presidium Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera, La Ode Basir.

Hasil survei Utting Research, kata dia, menunjukkan elektabilitas Anies Baswedan naik bila dibandingkan hasil lembaga survei nasional.


“Hasil survei ini bisa menjadi bounce back elektabilitas Anies ke depan,” kata Basir lewat keterangan tertulisnya, Minggu (30/7).

Elektabilitas Anies naik karena publik yang menginginkan perubahan begitu dominan, sekitar 81 persen. Sedangkan pemilih yang ingin keberlanjutan hanya 18 persen.

Basir menambahkan, kenaikan elektabilitas ini memberi keyakinan dan optimisme para relawan bahwa dukungan rakyat akan perubahan terus berdatangan.

“Kami yakin elektabilitas Anies bounce back dan akan terus naik, hingga memenangkan Pemilihan Presiden pada Februari 2024 nanti,” ujarnya.

Dari survei yang dilakukan angka keterpilihan Ganjar Pranowo sebanyak 34 persen, Prabowo Subianto 33 persen, dan Anies Baswedan 27 persen. Sementara sisanya 3 persen menjawab rahasia atau belum menentukan dan 3 persen tidak menjawab.

Survei Utting Research dilakukan secara tatap muka pada 12-17 Juni 2023 dengan jumlah sampel sebesar 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia.

Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya