Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Di Tengah Kudeta Niger, Perusahaan Bahan Bakar Nuklir Prancis Tetap terus Beroperasi

JUMAT, 28 JULI 2023 | 21:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan bahan bakar nuklir Prancis, Orano, mengatakan perusahaannya tetap beroperasi meskipun situasi tidak stabil yang disebabkan oleh penggulingan presiden terpilih negara itu.

Namun demikian, perusahaan akan terus memantau situasi dan telah membentuk unit krisis "untuk memprioritaskan keselamatan karyawannya".

"Tim kami memantau dengan cermat peristiwa yang terjadi. Kegiatan kami terus berlanjut," kata Orano dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/7).


Orano mengatakan mereka tidak menganggap kudeta memiliki dampak langsung pada aktivitas perusahaan tersebut  di Niger atau pada nilai asetnya

Orano mendapatkan kurang dari 10 persen uranium dari Niger untuk digunakan oleh pembangkit listrik tenaga nuklir Prancis, kata kantor berita AFP mengutip perusahaan tersebut.

Niger berada dalam krisis sejak tentara mengumumkan kudeta pada hari Rabu, mengatakan mereka telah membubarkan konstitusi, menangguhkan semua institusi dan menutup perbatasan negara.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11

Pemerintah Pastikan Beras Nasional Pasok Kebutuhan Jamaah Haji 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:07

KPK Akan Panggil Lasarus dan Belasan Anggota Komisi V DPR Terkait Kasus Suap DJKA

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:49

Harga Emas Dunia Melejit, Investor Antisipasi Kebijakan The Fed 2026

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:36

Menhaj Luncurkan Program Beras Haji Nusantara

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:18

Raja Charles Siap Dukung Penyelidikan Polisi soal Hubungan Andrew dan Epstein

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:15

Prabowo Paham Cara Menangani Kritik

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:09

Saham UniCredit Melejit, Bursa Eropa Rebound ke Level Tertinggi

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00

Suara Sumbang Ormas

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:57

Dirut BPR Bank Salatiga Tersangka Korupsi Kredit Fiktif

Selasa, 10 Februari 2026 | 06:40

Selengkapnya