Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dukung Palestina, China Kutuk Kekerasan di Jenin

JUMAT, 28 JULI 2023 | 20:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China kembali menunjukkan keprihatinan atas situasi yang memburuk di wilayah Palestina yang diduduki, menyerukan agar siklus kekerasan di negara itu segera diakhiri.

Keprihatinan disampaikan utusan China untuk PBB, Zhang Jun, dalam pengarahan DK PBB tentang Palestina, Kamis (27/7) waktu setempat.

“China mengutuk semua kekerasan terhadap warga sipil di wilayah pendudukan, dan meminta semua pihak terkait untuk tetap tenang dan menahan diri, dan menghindari tindakan sepihak yang dapat memperparah ketegangan," kata Zhang, menunjuk operasi militer Israel baru-baru ini di Jenin, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (28/7).


“Pihak pendudukan harus dengan sungguh-sungguh memenuhi kewajibannya di bawah hukum internasional untuk mencegah penggunaan kekuatan berlebihan oleh militer dan polisi, dan mencegah pelanggaran keamanan pribadi dan properti orang-orang di wilayah pendudukan,” ujarnya.

“Palestina dan Israel adalah tetangga yang tidak dapat dipindahkan,” tambah Zhang, mendesak sikap tegas untuk memutus siklus kekerasan dan mencari keamanan bersama sebagai tetangga.

Ia juga menyerukan upaya untuk memajukan solusi dua negara.

“Tempat-tempat suci keagamaan itu terkait dengan perasaan religius orang-orang beriman. Kami menyerukan pelestarian status quo sejarah situs suci keagamaan di Yerusalem, menghormati yurisdiksi Yordania, dan menghindari provokasi dan hasutan,” katanya. “Tidak boleh ada standar ganda dalam penerapan hukum internasional."

Juni lalu, Presiden China Xi Jinping menjamu Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Beijing, dan menyatakan kesiapan untuk memainkan peran positif dalam mencapai rekonsiliasi internal di Palestina dan mengadakan pembicaraan damai dengan Israel.

“Solusi mendasar terletak pada pembentukan negara Palestina merdeka yang menikmati kedaulatan penuh berdasarkan perbatasan 1967 dan dengan Yerusalem timur sebagai ibu kotanya,” kata Xi saat itu.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya