Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pekerja Film Hollywood Masih Mogok, Emmy 2023 Kemungkinan Diundur

JUMAT, 28 JULI 2023 | 17:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Emmy Awards, yang sedianya berlangsung pada bulan September, telah ditunda karena aksi mogok yang dilakukan para pekerja film di Hollywood.

Mereka yang tergabung dalam serikat pekerja film dalam Writers Guild of America dan Screen Actors Guild (SAG-AFTRA) melakukan pemogokan terbesar selama 60 tahun sejak awal bulan ini.

Artinya mereka yang ada di serikat pekerja tidak bisa bekerja atau melakukan publisitas apa pun, jadi tidak bisa tampil di acara penghargaan.


Tanggal baru untuk upacara 2023 belum dikonfirmasi, tetapi penyelenggara ingin menunggu sampai tercapai kesepakatan dengan perusahaan TV.

Emmy adalah penghargaan AS paling bergengsi di televisi, dengan Succession, The Last of Us, The White Lotus, dan Ted Lasso memimpin nominasi tahun ini.

Penghargaan tertinggi di televisi awalnya dijadwalkan untuk disiarkan pada 18 September, tetapi bisa saja dimundurkan hingga Januari 2024 bergantung pada penyelesaian perselisihan. Atau, dengan situasi pemogokan luar biasa ini, bisa jadi acara tersebut diselenggarakan dengan format lain.  

SAG-AFTRA saat ini mencoba untuk bernegosiasi dengan Aliansi Produser Film dan Televisi atas sejumlah masalah, termasuk penggunaan Kecerdasan Buatan dalam produksi dan pembagian keuntungan yang adil di era streaming serta keamanan di lokasi kerja.

Penulis WGA juga sering dipekerjakan untuk menulis materi untuk pembawa acara dan presenter juga, yang berarti hampir tidak mungkin sebuah pertunjukan dapat dilanjutkan.

Ini adalah pertama kalinya Emmy ditunda dalam lebih dari 20 tahun - terakhir kali sebagai tanggapan atas serangan teroris 9/11 pada tahun 2001.

Pemungutan suara dalam penghargaan masih akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang, tetapi apakah penghargaan itu benar-benar akan dibagikan masih harus dilihat.

Emmy Seni Kreatif juga kemungkinan akan ditunda mulai awal September, yang merayakan pencapaian artistik dan teknis di televisi.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya