Berita

Carlos Fortes dan Boubakary Diarra tak dapat diturunkan PSIS saat menjamu Borneo FC di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat sore ini (28/7)/Net

Sepak Bola

2 Legiun Asing Terkena Sanksi, PSIS Kecewa Keputusan Komdis PSSI Terlalu Mepet

JUMAT, 28 JULI 2023 | 10:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dua punggawa asing PSIS Semarang, Carlos Fortes dan Boubakary Diarra, mendapat sanksi dari Komdis PSSI imbas dari pertandingan terakhir menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Jumat lalu (21/7).

Alhasil, Laskar Mahesa Jenar dipastikan tidak bisa diperkuat oleh mereka saat melawan Borneo FC pada laga pekan kelima lanjutan Liga 1 2023/2024 di Stadion Jatidiri, Jumat sore (28/7), pukul 15.00 WIB.

Menanggapi hal itu, Manajer Operasional PSIS, Wisnu Adi, menyayangkan keputusan Komisi Disiplin PSSI.


“Pertama kami sangat sayangkan. Terkait Fortes, kami rasa hukuman kartu merah sudah cukup. Dalam kejadian, Fortes melakukan hal itu juga karena terprovokasi oleh pemain lawan dan tidak ada tingkah buruk lainnya yang membuat gaduh. Sehingga tambahan hukuman dua pertandingan sangat disayangkan,” ungkap Wisnu dalam keterangannya yang dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (27/7).

Terkait Diarra, sambungnya, setelah dipelajari dalam rekaman video yang ada, posisi bertahan dan membuang bola Diarra sudah benar dan kepala pemain lawan yang mendekat ke bola.

“Posisinya sudah benar, tapi kenapa ada hukuman setelah itu? Terakhir kami menyayangkan karena keputusan dari Komdis tidak bisa dilakukan banding dan surat dari Komdis juga sangat mepet dengan pertandingan terdekat sehingga mengganggu persiapan tim. Ada apa dengan Komdis?” pungkasnya.

Carlos Fortes yang mendapat kartu merah dianggap melanggar pasal 49 ayat 1 huruf (d) dan ayat 2 kode disiplin PSSI 2023 sehingga dijatuhi hukuman tambahan larangan bermain dalam 2 pertandingan terdekat dan denda Rp 10 juta.

Sementara Boubakary Diarra dianggap melakukan tindakan serious foul play dan luput dari perhatian perangkat pertandingan yang melanggar Pasal 48A huruf (a) dan (f) Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 dan dijatuhi hukuman larangan bermain dalam 1 pertandingan serta denda Rp 10 juta.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya