Berita

Ketum PKB, Muhaimin Iskandar, mendapat kunjungan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani/RMOL

Politik

Tegaskan Masih Solid bersama Gerindra, PKB: Urusan Jodoh Siapa yang Tahu

JUMAT, 28 JULI 2023 | 08:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kunjungan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, ke rumah dinas Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, memunculkan isu mulai goyangnya koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Apalagi, Puan secara gamblang "merayu" PKB untuk bisa bekerja sama dengan PDIP menghadapi Pemilu 2024.

Namun, hal itu agak dibantah oleh Ketua DPP PKB, Daniel Johan, yang menyebut partainya masih berkomitmen dengan Gerindra meski sang ketum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bertemu lagi dengan Puan Maharani.

"Sejauh ini kami masih komit dengan koalisi KKIR bersama Prabowo. Tapi urusan jodoh dan takdir siapa yang tahu," kata Daniel kepada wartawan, Kamis (27/7).


Menurut Daniel, tidak ada yang tidak mungkin saat menuju Pemilu 2024. Sebab dinamika politik bergerak dinamis dan cair.

"Kita tunggu saja garis jodoh akan final seperti apa. Tapi koalisi manapun yang ada kalau mau menang, rugi besar tidak duet bersama Cak Imin dan PKB," tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, bahwa partainya masih solid dengan Gerindra.

"Kita tetap masih solid dengan Gerindra, karena kan dengan Gerindra kita sudah teken (kontrak politik). PKB akan terus menjaga, merawat kontrak politik yang sudah ditandatangani dengan Gerindra. Kita yakin Pak Prabowo ksatria pasti pegang janji. Sampai hari ini belum terbesit sedikit pun PKB keluar dari (koalisi) Gerindra," tutur Huda, Kamis (27/7).

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, berkunjung ke kediaman Cak Imin di Jalan Jalan Widya Candra, Jakarta Selatan, Kamis siang (27/7). Di hadapan Cak Imin, Puan mengungkit kebersamaan PKB bersama PDIP dalam mendukung pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

"Namanya politik itu kan dinamis. Tentu saja masih ada kemungkinan-kemungkinan untuk bisa kemudian menjalin komunikasi yang lebih intensif untuk nantinya. Siapa tahu, siapa tahu, masih bisa PKB itu bersama dengan PDI Perjuangan," ujar Puan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya