Berita

Kedekatan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan Presiden Joko Widodo tak membuat PDI Perjuangan merasa gerah/Net

Politik

PDIP Anggap Wajar Jokowi Lengket dengan Prabowo

KAMIS, 27 JULI 2023 | 19:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hubungan Presiden Joko Widodo yang belakangan makin lengket dengan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, tak membuat PDI Perjuangan kebakaran jenggot. PDIP menilai kedekatan dua tokoh itu masih dalam batas kewajaran.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai wajar apabila Jokowi dekat dengan para pembantunya di Kabinet Indonesia Maju. Sebab menurutnya, kepala negara harus satu padu dengan menteri yang mengejawantahkan kebijakannya.

“Ya namanya presiden harus lengket dengan menterinya. Sehingga PDIP tidak mempersoalkan sosok Presiden yang dekat dengan para menterinya,” kata Hasto kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/7).


Hasto juga menegaskan, kedekatan Jokowi dengan Prabowo tidak berarti dalam konteks persiapan menghadapi kontestasi Pilpres 2024.

Bagi Hasto, seorang calon pemimpin yang baik harus mempersiapkan dan menawarkan gagasan terbaiknya untuk kebaikan bangsa, bukan sekadar menempel pada Presiden.

“Karena itu berbeda dengan kontestasi pilpres. Pilpres itu setiap calon pemimpin memberikan gagasan-gagasan terbaik bagi bangsa dan negara, bagaimana menyelesaikan masalah rakyat, bagaimana membangun masa depan, bukan nempel seperti perangko,” tandasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya